Suara.com - Kepala Desa Purwasaba, Banjarnegara, Jawa Tengah Welas Yuni Nugroho atau yang akrab disapa Hoho Alkaf baru-baru ini viral di media sosial. Ia dan ratusan Kepala Desa yang tergabung dalam Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Pabdesi) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR pada belum lama ini.
Mereka menuntut agar masa jabatan Kepala Desa yang semula 6 tahun menjadi 9 tahun per periode. Penampilannya yang nyentrik lantas menjadi sorotan.
Dalam sebuah video bersama influencer Dellu Uyee, Lurah Hoho mengaku tidak masalah dengan pemberitaan tatoan yang memang menggambarkan tubuhnya, karena terlukis tato di tangan dan di beberapa bagian tubuhnya.
Menurut Kepala Desa Hoho Alkaf, tato pada tubuh seseorang tidak lantas mencerminkan perilaku yang buruk, terlebih tidak bisa jadi tolok ukur kinerja dan kemampuan orang tersebut
"Gapapa tatoan, yang penting kita punya kemampuan untuk bekerja daripada yang tatoan gak bisa kerja," ujar Lurah Hoho mengutip YouTube Shorts @jerryrask, Rabu (25/1/2023).
Mendengar tanggapan Lurah Hoho, Dulle ikut membenarkan pernyataan tersebut, bahwa kemampuan di atas segalanya dibanding penampilan.
"Yang dilihat itu kemampuannya, bukan penampilannya," timpal Dulle.
Sementara itu potret Lurah Hoho atau Welas Yuni viral di Twitter, memperlihatkan ia yang memakai seragam dinas kepala desa berwarna putih hitam tampak seksama mendengarkan penjelasan petugas.
Bahkan foto dirinya yang hanya menggunakan kaus putih singlet dan celana pendek biruz, terlihat sedang memperhatikan burung, tapi topi dinasnya tetap dipakai.
Baca Juga: Tato di Tangan Amanda Manopo Bertuliskan Nama Seseorang Disorot, Arya Saloka?
Dalam potret ini terlihat tato yang mayoritas bergambar sayap burung terlukis hampir di seluruh tubuhnya, kecuali wajah. Tato itu ada di kaki, paha, pinggang, lengan pundak, bahkan hingga leher.
"Punya banyak tato di tubuhnya tak membuat Welas Yuni Nugroho atau yang akrab disapa Hoho dijauhi masyarakat. Hoho malah sangat dicintai dan terpilih sebagai kepala Desa Purwasaba. Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah," tulis @cadd_journey yang cuitannya yang dicuit ulang lebih dari 500 kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kendal Tornado FC Tambah Amunisi, Birrul Walidain dan Andre Oktaviansyah Resmi Bergabung
-
Ungguli Jatim dan Jabar, Jateng Pimpin Penyaluran Kredit Perumahan Nasional
-
Kulit Glowing Alami Jadi Tren, Dokter Sebut Hidrasi Kunci Perawatan Estetika Masa Kini
-
40 Saksi Diperiksa, Kejari Tulungagung Segera Ungkap Tersangka Korupsi Tanah Griyo Dalem Kanjengan?
-
Jangan Anggap Remeh Meme Prabowo, Pakar Cium Aroma Perlawanan Senyap yang Bisa Meledak
-
Mitsubishi Fuso Akui Penjualan Melonjak Berkat Pengadaan Truk Koperasi Desa Merah Putih
-
PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
-
BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit
-
Pengamat Sebut Pelabelan Londo Ireng Sebagai Upaya Meredam Suara Kritis
-
Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara