Suara.com - Kaesang Pangarep dan Erina Gudono ternyata memiliki keinginan yang berbeda tentang jenis kelamin anak pertama mereka.
Saat mengunjungi House Of Mama Gigi yang dibawakan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Erina Gudono mengungkapkan kalau dirinya ingin memiliki anak perempuan terlebih dahulu. Sedangkan suaminya ingin anak pertamanya laki-laki.
"Kalau aku pengennya cewek, kalau mas Kaesang (maunya) cowok," kata Erina saat ditanya oleh Nagita Slavina.
"Nggak tahu, lucu aja, didandanin (kalau anak perempuan," sambungnya ketika ditanya kenapa ingin anak perempuan.
Meski begitu, pasangan tersebut sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan jenis kelamin anak pertama mereka saat sudah diberi nanti. Selain itu, Erina juga menegaskan kalau dirinya saat ini juga belum hamil.
"Kalau kita, ngikut aja lah, dapet rezekinya kapan," jawab menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.
Jenis kelamin bayi sebenarnya ditentukan dari kromosom yang terbentuk saat sel sperma bertemu dengan sel telur. Dikutip dari Mayo Clinic, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh pasangan untuk memengaruhi jenis kelamin bayi nantinya.
Namun, apabila kromosom sperma pada pria mempunya tingkatan yang seimbang, tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa cara yang sudah direkomendasikan ahli.
Dikutip dari Hello Sehat berikut program hamil anak perempuan berdasarkan rekomendasi ahli:
1. Berhubungan intim 2-3 hari sebelum ovulasi
Berhubungan intim di masa subur atau tepat di hari ovulasi menjadi syarat wajib dari cara cepat hamil yang perlu dilakukan. Disamping itu, juga direkomendasikan sebagai salah satu cara agar bisa hamil anak laki-laki.
Namun, sejumlah ahli menyarankan untuk tidak menunggu berhubungan intim di hari ovulasi jika sedang program agar hamil anak perempuan. Alasannya karena kromosom X pada sperma bergerak lebih lambat untuk mencapai sel telur.
Kromoson X merupakan pembentuk jenis kelamin perempuan. Komposisinya, perempuan memiliki dua kromosom X dan laki-laki memiliki satu kromosom X dan satu Y. Selama pembuahan, sperma akan menyumbangkan kromosom X atau Y.
Ketika sperma melewati kromosom X, pasangan itu mengandung seorang perempuan. Dan ketika sperma melewati kromosom Y, pasangan tersebut mengandung anak laki-laki.
Kondisi itu diharapkan hanya akan ada sperma yang membawa kromosom perempuan yang tertinggal di rahim untuk membuahi sel telur. Salah satu cara dari ini Shettles dilaporkan memiliki tingkat keberhasilan hingga 75 persen agar hamil anak perempuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Pakai HP, Sat Set Gak Perlu Ribet!
-
3 Pilihan Maskara Viva Cosmetics Mulai Rp43 Ribu, Bikin Bulu Mata Lentik dan Tahan Lama
-
Apakah Hewan Kurban Boleh Betina? Ini Ketentuannya dalam Islam
-
Gunung Dukono Meletus Berapa Kali? Ini Riwayat Erupsi Gunung Api Aktif di Halmahera
-
8 Karier dan Pekerjaan Terbaik untuk Zodiak Gemini, Sesuai dengan Kepribadiannya
-
11 Kosmetik Populer Ditarik BPOM, Apa Saja Kandungan Bahayanya?
-
Liburan ke Bogor Makin Lengkap, Nonton Sunset di Kebun hingga Healing ke Curug
-
5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
-
Mengenal Barong Tagalog, Busana Khas Filipina yang Dipakai Prabowo di KTT ke-48 ASEAN
-
Liburan di Gili Trawangan Bakal Punya Vibes Baru, Resort Glamping Tepi Pantai Ini Buka Juli 2026