Suara.com - Banyak orangtua belum mengetahui tentang fenomena cyberbullying atau perundungan online. Hasilnya tidak banyak dari mereka yang tahu bagaimana cara mencegah cyberbullying.
Cyberbullying sendiri meningkat di Indonesia setelah adanya perubahan pembelajaran tatap muka jadi belajar online. Hasilnya komunikasi anak atau siswa kepada sesama mayoritas juga dilakukan secara online.
"Apalagi riset ChildFund menunjukan 6 dari 10 remaja Indonesia mengalami perundungan online atau cyberbullying. Ini karena proses adaptasi internet dan adaptasi dari tatap muka ke online turut meningkatkan kerentanan anak terhadap perundungan online," ungkap Country Director ChildFund International Indonesia, Hanneke Oudkerk ditemui di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (30/1/2023).
Berikut ini faktor penyebab terjadinya cyberbullying dan cara mencegahnya menurut ChildFund yang bisa dilakukan orangtua:
1. Terpapar Bullying Tatap Muka
Adanya kemungkinan pelaku perundungan tradisional atau bullying tatap muka melakukan perundungan secara online atau daring dan di sisi lain, korban perundungan tradisional cenderung menjadi pelaku perundungan online.
2. Pengawasan Orang Tua.
Keaktifan orang tua dalam mengawasi kegiatan anak di dunia maya turut berkontribusi pada keterlibatan anak dalam melakukan perundungan online. Semakin minim pengawasan orang tua maka semakin tinggi peluang anak melakukan perundungan online.
3. Pengaruh Anak Berkelompok
Baca Juga: Perlakuan Betrand Peto ke Sarwendah Dinilai Tak Wajar, Ayah Onyo Sakit Hati
Responden melihat keterlibatan teman mereka melakukan perundungan online sebagai norma dalam berinteraksi secara daring sehingga mendorong mereka untuk melakukan hal serupa.
4. Paparan Konten Berbahaya di Internet
Terpaan konten negatif atau berbahaya akan berdampak positif pada perilaku perundungan online karena mempengaruhi persepsi kekerasan bagi remaja.
Selain itu, jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia dan menjadi penggemar K-POP turut berkontribusi terhadap online.
Berita Terkait
-
Gibran Rakabuming Balas Cacian Anak Karbitan Dinasti Tak Tahu Malu Pakai Meme Patrick, Warganet Murka: Ngapain Ladeni Orang Tolol!
-
10 Potret Dea Ananda Liburan di Bali Bareng Suami dan Anak, Tarif Penginapannya Jadi Perhatian Warganet
-
5 Potret Maryam Temani Oki Setiana Dewi Dakwah, Sudah Berani Bicara di Depan Umum
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Belanja Pakai BRImo di Bazaar Pesona Merdeka, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Hadiah!
-
Usai Upacara HUT RI ke-81, Prabowo Panggil Semua Komandan: Menghadap Saya, Kerjakan
-
Kendal Tornado FC Disambut Dua Laga Tandang, Ini Komentar Stefan Keeltjes