Dampak Negatif Prank Pada Anak-anak
Ya, melakukan prank terhadap anak-anak ternyata memiliki dampak yang besar terhadap kondisi psikologis dan perkembangannya. Meski sebagian dari orang dewasa akan merasa terhibur melakukan hal tersebut, namun stres yang diciptakan pada mereka sangatlah buruk.
Dilansir CNA Lifestyle, saat anak merasa tertekan, mereka membutuhkan dukungan emosional. Sebaliknya, ketika orang dewasa, bahkan orang tua nya yang di sekitar mereka hanya sibuk mengambil video dan menjadi pengamat kesusahan mereka, ini jelas berdampak negatif pada kepercayaan anak pada orang tua maupun orang dewasa yang saat itu ada bersama pada mereka.
Jika seorang anak jelas tidak bahagia, sadar diri, atau malu, mereka membutuhkan orang tua dan orang di sekitar mereka untuk berhenti merekam dan menyesuaikan diri dengan mereka.
Attunement, menurut Lin, adalah kemampuan orang tua untuk membaca keadaan emosi anaknya dan memenuhi kebutuhannya. Itu membangun koneksi dan memupuk rasa harga diri untuk anak.
"Ketika orang tua yang seharusnya menjadi sosok yang aman, menjadi sumber ketakutan, dua aspek kritis dipertanyakan. Rasa harga diri seorang anak, dan kemampuan mereka untuk percaya," ujar Dr Lin Hong-hui, psikolog klinis utama di The Psychology Atelier dan dosen di Nanyang Technological University.
Ini adalah dua dasar perkembangan psikologis dari diri yang aman. Ketika orang tua sering melewatkan, mengabaikan, atau salah membaca kebutuhan anak mereka, hal itu menimbulkan keraguan di benak mereka.
"Aku merasa tidak enak, tapi kenapa Mummy dan Daddy tidak bisa membantuku? Bisakah aku mempercayai orang terdekat untuk merawatku? Mereka tidak memahami saya – apakah karena ada yang salah denganku?,” tambah Dr Lin.
Ketika penyelarasan orang tua sangat tidak dapat diprediksi, rasa aman anak menjadi goyah. Di kemudian hari, ini menginformasikan pendekatan mereka terhadap hubungan dan tantangan.
Bagaimana Saat Rasa Stres Anak Terhadap Sesuatu Jadi Tontonan Publik?
Saat video ini kemudian beredar di grup chat dan diposting di media sosial, Sesuatu yang kritis telah terjadi di sini. Menurut Dr Lin, momen memalukan bisa menimbulkan perasaan malu secara pribadi.
Tapi, begitu dipublikasikan, rasa malu berubah menjadi penghinaan menurut definisi. Orang tua mungkin melihat kembali video-video ini dengan sayang tetapi anak-anak, setelah menjadi sadar, mungkin tidak.
“Ini berdampak pada kesan anak terhadap orang tuanya. Mengapa mereka memposting video ini? Apakah mereka pikir itu baik-baik saja? Apakah mereka peduli padaku? Ketika anak-anak menyadari pendapat orang lain tentang mereka, beberapa mungkin menertawakannya tetapi yang lain mungkin mengalami penghinaan. Mereka mungkin juga merasa sakit hati dan marah karena orang tua mereka adalah peserta aktif dalam berbagi rasa malu mereka,” kata Lin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove