Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengunggah karikatur di media sosialnya untuk mengucapkan Hari Pers Nasional pada hari ini, 9 Februari.
Pada caption postingan tersebut, Jokowi senang akhirnya bisa hadir secara langsung dalam perayaan Hari Pers Nasional tahun ini yang digelar di Medan.
"Dua tahun dalam masa pandemi, dua kali pula saya hanya bisa menghadiri perayaan Hari Pers Nasional secara daring. Hari ini, 9 Februari 2023, saya datang ke Medan untuk bersama-sama insan pers tanah air memperingati HPN. Pers Merdeka, Demokrasi Bermartabat," tulis Jokowi.
Seperti biasa, karikatur itu pun mencuri perhatian karena ada saja hal-hal yang menggelitik. Salah satunya sosok kucing oren yang selalu ada pada tiap karikatur yang diunggah Jokowi juga tidak pernah absen.
Berikut lima hal kocak dari karikatur Jokowi yang bisa bikin ngakak:
1. Benteng Tak Kasih Murah
Gambar itu nampaknya terinspirasi dari Benteng Takeshi, reality game asal Jepang yang sempat tayang di televisi Indonesia. Hanya saja pada karikatur tersebut dipelesetkan menjadi 'Benteng Tak Kasih Murah' dengan gambar dua laki-laki yang biasanya menjadi komentar pada acara tersebut.
2. Ruko Kosong
Beberapa waktu lalu, di media sosial sempat ramai dengan pembahasan gerai brand eskrim, Mixue, yang tersebar di mana-mana. Netizen pun berkesimpulan kalau di mana ada ruko kosong, tak lama pasti akan terisi dengan gerai Mixue.
Baca Juga: Sejarah Hari Pers Nasional, Diperingati Setiap 9 Februari
3. Kucing Oren dan Kapibara
Sosok kucing oren memang tidak pernah terlewatkan pada karikatur Jokowi. Kucing oren memang dianggap sebagai 'kasta' tertinggi pada ras kucing karena perilakunya yang seperti tak kenal takut. Pada karikatur kali ini, kucing oren digambarkan duduk di atas payung penjual bersama hewan kapibara yang sempat viral dipanggil Masbro. Uniknya, si kucing oren ternyata sedang diwawancara oleh dua wartawan.
4. Judul di Koran
Untuk menekankan ucapan Hari Pers Nasional, terdapat gambar orang-orang yang sedang membaca koran. Judul pada koran tersebut juga dibuat nyeleneh. Seperti, 'Dibayar 2M, Pria Ini Kesal Ternyata 2M (Makasih Mas)', juga 'Ditunda Tukang Kue Karema Beli Kue Tart! Tart Aja Dulu'.
5. Es Soap Buah
Tak ketinggalan konten kreator juga ikut meramaikan karikatur. Konten kreator itu digambarkan tengah membuat video mengulas makanan. Bukan sekadar makanan, rupanya yang dicicip justru es buah sabun, lantaran ditulis 'Es Soap Buah'.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Rupiah Jadi Prioritas, Bank Indonesia Optimalkan Instrumen Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
-
7 Tanaman Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Dianggap Bisa Menghambat Rezeki
-
Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK: Eks Petinggi BUMN
-
Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan
-
Ribut Lagi! Donald Trump Dongkol dengan Ocehan Benjamin Netanyahu
-
Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia
-
2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam
-
Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan