Suara.com - Anak Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Trisha Eungelica disorot netizen karena tetap terlihat happy dan seolah tidak terjadi apa-apa setelah ayahnya divonis mati. Tapi tidak sedikit juga yang menduga perempuan berusia 21 tahun itu menutup kesedihan alias alami smiling depression, benarkah?
Trisha sendiri jadi sorotan netizen karena tetap mengunggah video di akun TikTok pribadinya @troasang, sehari setelah Ferdy Sambo dijatuhi vonis atau hukum mati, dilihat suara.com, Kamis (16/2/2023).
Adapun video tersebut memperlihatkan bagaimana Trisha yang tetap asik selfie dan bergaya di depan kamera. Tidak berapa lama, perempuan berkacamata itu tampak berlari mengejar sesuatu.
Trisha diduga berlari karena ia melihat hewan peliharaannya memanjat hingga berdiri di atas kursi. Ini terlihat dari caption instagram yang ditulisnya dalam unggahan video itu.
"Ngibrit gara-gara Arbo tiba-tiba bisa manjat dan berdiri di atas kursi," ungkap Trisha.
Sedangkan berdasarkan hasil pantauan suara.com, banyak netizen yang menilai Trisha bisa santai karena menduga sudah tahu adanya perubahan undang-undang, sehingga berpeluang ayahnya tidak akan dieksekusi mati.
"Semoga tetap adil, takutnya dia tenang-tenang kaya gini karena mungkin dia tau nanti Ferdy Sambo nggak bakal beneran di hukum mati, we never know (kita nggak pernah tahu)," ujar @jjulzxy.
"Kan UUD negara kita lagi ada perubahan guys, jadi nggak heran kalau si adik ini bawa santai," timpal @borneng olshop.
Tapi ada juga netizen yang menduga jika aksi Trisha ini adalah cara dia sedang menghibur dan menguatkan dirinya.
"Semangat Trish kamu sedang menghibur diri," ungkap @Nadya Devi Anggreani.
"Semangat Trish gue tahu berpura-pura untuk terlihat tidak ada apa-apa itu berat," sambung Nonanya Ruto.
Sementara itu keadaan harus tetap tersenyum saat sedang bersedih dialami banyak orang, yang dalam istilah medis kerap disebut dengan smiling depresi atau senyuman depresi, yaitu kondisi saat seseorang mengalami depresi tapi pilih menutupi gejalanya.
Berikut ini beberapa alasan orang pilih menyembunyikan kesedihannya, seperti mengutip Verywell Mind sebagai berikut:
1. Takut Membebani Orang Lain
Depresi dan rasa bersalah cenderung berjalan beriringan, akibatnya ia tidak ingin membebani orang lain dengan masalah mereka seperti kesedihan dan menangis. Hasilnya mereka enggan meminta bantuan dan pilih menyimpan apa yang dirasakannya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar