Suara.com - Vagina longgar atau miss V longgar kerap dialami perempuan yang aktif melakukan aktivitas seksual dengan intensitas tinggi. Buntutnya banyak dari mereka mencari cara mengatasi vagina longgar gimana ya?
Banyak perempuan takut mengalami miss v atau vagina kendur setelah melahirkan, apalagi jika melahirkan buah hati lewat vagina atau proses persalinan normal. Tapi ada beberapa perempuan yang menemukan miss v lebih rapat atau vagina kencang seperti sebelum melahirkan.
Kondisi itu terjadi umumnya, jika sebelum persalinan ia melakukan senam kegel untuk memperkuat otot panggulnya. Dengan cara ini juga perempuan tersebut tidak mudah mengalami kebocoran urin atau mengalami buang air kecil tiba-tiba secara tidak sengaja.
Berikut ini beberapa sebab miss v longgar yang bisa diantisipasi, mengutip Medical News Today, Sabtu (18/2/2023).
1. Kehamilan
Miss V berubah selama kehamilan, karena mempersiapkan kelahiran bayi, termasuk juga karena terjadinya pembesaran rahim, yang menyebabkan tekanan cukup kencang pada vagina.
Perubahan yang bisa terjadi setelah kehamilan di antara yakni perubahan warna, perasaan sesak atau tertekan, hingga cenderung lebih mudah basah atau longgar.
2. Melahirkan dan Menyusui
Saat proses melahirkan secara normal, miss v akan membesar, tapi setelah selesai ia akan langsung kembali ke ukuran normal. Apalagi setelah melahirkan umumnya merek berisiko alami robekan atau episiotomi pada vagina, tapi setelah sembuh perasaan mungkin akan lebih kencang dari sebelumnya.
3. Berhubungan seks
Saat perempuan terangsang, maka miss v akan mengembang dan memanjang, serta mengeluarkan cairan pelumas alami. Pada kondisi ini vagina siap untuk menerima penetrasi.
Tapi jika terus melakukan hubungan seks hingga menopause, ada anggapan bahwa perempuan kekurangan elastisitas dan kekencangannya. Tapi yang perlu diingat, meski jaringan tidak menipis, tapi miss v tidak mengendur.
Berikut ini beberapa cara memperkuat otot vagina, untuk mengurangi sensasi vagina longgar, mengutip Healthline:
1. Senam Kegel
Senam ini berfokus pada penguatan dasar otot panggung. Gerakannya meliputi telentang, tahan kontraksi selama 5 detik, rileks 5 detik, lalu kontraksi tahan lagi selama 5 detik dan seterusnya diulang hingga 5 kali berturut-turut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan