Suara.com - Selama ini, bahasa cinta atau love language yang digunakan untuk menyatakan kasih sayang dikenal ada lima jenis. Namun, rupanya belakangan ada dua love language baru yang bisa Anda coba gunakan untuk menunjukkan rasa cinta pada pasangan.
Melansir dari laman Pure Wow, ada dua love language baru yang bisa Anda gunakan untuk melengkapi lima bahasa cinta sebelumnya yaitu physical touch, quality time, acts of service, words of affirmation, dan receiving gift. Mereka adalah shared experience dan emotional security.
Shared Experience atau Berbagi Pengalaman
Jika Anda termasuk seseorang yang kerap menandai saat-saat di mana Anda menghabiskan momen bersama pasangan, bisa jadi Anda menganut bahasa cinta satu ini.
Berbeda dengan love language quality time, shared experience lebih berfokus pada menemukan ikatan setiap kali melakukan suatu pengalaman baru secara disengaja. Berikut adalah contoh bentuk love language berbagi pengalaman.
- Suka menghabiskan waktu untuk bekerja bersama
- Anda sangat suka jika pasangan Anda menemani sepanjang perjalanan
- Anda merasa paling dekat dengan pasangan saat membuat kenangan baru
- Dari pada sendiri, Anda lebih suka melakukan segala sesuatu bersama pasangan.
Meski merasa memiliki perasaan tersebut, tentu saja Anda tidak bisa memaksa pasangan untuk menyukainya juga.
Oleh karenanya guna meminimalkan kekecewaan, cobalah untuk mengabadikan setiap momen yang ada. Dengan begitu, Anda bisa mengingatnya sendiri jika pasangan Anda memang telah melupakannya.
Selain itu, meski Anda merasa membutuhkan kehadiran pasangan pada setiap kenangan yang ingin Anda buat, pastikan bahwa Anda tidak bergantung dengannya. Buatlah batasan bahwa kehadirannya berperan sebagai pelengkap.
Emotional Security atau Keamanan Emosional
Baca Juga: 5 Tanda Pasangan Kamu Kecanduan Seksual, Sering Susah Mengontrol Hasrat
Jika Anda merasa lebih dekat dengan pasangan saat menghabiskan waktu untuk mengobrol bersama, baik itu secara langsung maupun pesan singkat, bisa jadi love language baru ini merupakan salah satu bahasa cinta Anda.
Dengan terbangunnya percakapan, Anda akan merasakan adanya ikatan emosional. Dengan begitu, Anda akan merasa bahwa rasa yang Anda miliki juga dimiliki oleh pasangan Anda.
Bentuk love language ini akan benar-benar terasa saat Anda melakukan deep talk atau obrolan mendalam yang biasanya kerap terjadi mendekati waktu tidur. Berikut adalah contoh bentuk love language keamanan emosional.
- Suka bertanya tentang segala hal pada pasangan
- Merasa paling dekat dengan pasangan saat sedang membicarakan tentang ketakutan, mimpi, dan masa lalu
- Pemikir mendalam dan pendengar yang ingin tahu
- Menikmati percakapan yang "menakutkan"
Bentuk love language baru ini mungkin sedikit sulit untuk diterapkan. Sebab, kuncinya ada pada keterbukaan di mana setiap orang pasti memiliki batasannya masing-masing. Oleh karena itu, Anda mungkin baru bisa menerapkan love language ini setelah menjalin hubungan yang cukup lama.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing
-
Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya
-
Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana
-
Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027
-
Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali
-
Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia