Suara.com - Rino Soedarjo memutuskan unfollow media sosial milik Gisella Anastasia, mantan kekasihnya. Ia melakukan ini karena merasa terlalu sakit akibat hubungannya yang harus kandas. Namun, sebenarnya apa manfaat unfollow media sosial mantan seperti yang dilakukan Rino Soedarjo?
Belum lama ini, Rino Seodarjo tampil di kanal YouTube Melaney Ricardo. Dia menga memang sengaja unfollow akun Instagram sang mantan.
"Karena memang aku pikir itu sesuatu yang harus aku lakukan saat ini. Setiap perpisahan itu nggak mudah, itu menyakitkan," ujar Rino Soedarjo.
Tak hanya Rino Seodarjo, banyak orang yang memutuskan melakukan hal serupa setelah putus cinta. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa manfaat unfollow media sosia mantan.
1. Mengurangi Rasa Ingin Tahu
Terus memerhatikan update dan unggahan terbaru dari orang yang ingin dilupakan bukanlah hal baik. Jika Anda memblokir atau unfollow akun mantan, artinya Anda tak lagi memiliki akses yang cepat pada akun ini.
Anda akan terhindar dari rasa ingin tahu yang berlebihan dari waktu ke waktu yang bisa membuat Anda sulit move on. Dengan tidak melihat unggahan dan update terbaru, Anda akan selangkah lebih mudah untuk melupakannya.
2. Mengurangi Rasa Sakit dari Ekspektasi
Kedua, mengurangi rasa sakit dari ekspektasi yang salah. Unggahan yang biasanya selalu berisi mengenai cerita Anda berdua, tentu akan berubah setelah putus.
Baca Juga: Putus dari Gisel, Rino Soedarjo Akui Tak Nyaman Kisah Cintanya jadi Konsumsi Publik
Kini apa yang Anda rasakan, termasuk kesedihan dan kesepian, mungkin saja tidak dirasakan olehnya. Ia justru menghabiskan waktu bersama teman-teman dengan bersenang-senang.
Melihat hal seperti itu akan membuat Anda merasa bahwa kisah Anda tidak demikian berarti untuknya. Ujungnya? Rasa sakit akibat ekspektasi berlebih yang ada di dalam diri Anda.
3. Biar Tidak Sulit Move On
Seperti yang dibahas pada poin pertama, tetap saling follow di media sosial membuat Anda terus mengetahui dan 'terpapar' konten mengenai si dia. Akibatnya, Anda akan sulit move on karena masih ada paparan konten yang muncul dari waktu ke waktu.
Belum lagi jika Anda masih memberikan respons atas unggahan yang ia lakukan. Kontak seperti ini, baik searah ataupun dua arah, akan mempersulit usaha move on dan melanjutkan hidup.
Ingat, sedih adalah hal yang wajar. Namun jika terus dipelihara, artinya Anda justru menyiksa diri Anda sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya
-
Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan
-
Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI
-
Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU
-
Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik
-
Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati
-
Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api
-
Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki
-
Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026
-
Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia