Suara.com - Jika banyak perempuan mengaku suka healing di mal dan cuci mata, hal yang sama ternyata dilakukan Dian Sastro yang kerap berputar tanpa juntrungan dibanding pergi ke pusat perbelanjaan dengan jadwal yang jelas.
Menurut Dian, kebiasaan ini kerap ia lakukan karena sebagai ibu memiliki kegiatan mengantar anak sekolah atau ke tempat kursus. Sehingga sambil menunggu sebelum menjemput anak pulang sekolah, ia kerap melipir sejenak ke mal.
"Kadang dalam waktu sejam nungguin anaknya les musik kita jadi punya waktu dan kesempatan untuk melihat-lihat walaupun belum tentu akan di beli. Cuma kan yang penting ada niat baiknya dulu untuk melihat-melihat ada yang cocok," ujar Dian dalam acara perayaan Anniversary ke-33 Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (27/2/2023).
Meski begitu pemain 'Ada Apa Dengan Cinta' itu juga tak menampik jika kerap menggunakan waktu luang dengan berbelanja barang kebutuhan pokok sehari-hari untuk keluarganya.
Terlebih jika mal yang didatanginya cenderung lengkap, dari mulai kebutuhan pokok, fashion, hiburan, restoran hingga kafe hanya untuk sejenak minum kopi atau ngeteh bersama sahabat dan rekan kerja. Bahkan tidak jarang Dian Sastro pergi ke kafe yang tenang untuk meeting atau rapat online menggunakan zoom.
"Di mal Plaza Indonesia juga aku melihatnya ada banyak banget tempat yang kita itu bisa kerja. Untuk meeting yang tidak noisy. Karena kalo meeting itu kan harus memilih tempat yang bisa mendengarkan lawan bicaranya dengan jelas, terus tenang bisa jelasin project dan segala macam," papar Dian.
Lebih lanjut, ibu dua anak juga mengaku kerap seharian berada di mal yang terbilang lengkap, misalnya setelah meeting kerja di kafe lalu makan siang. Berikutnya ia bertemu rekan kerja lain atau janjian bertemu teman untuk nonton bioskop bareng hingga malam hari.
"Nonton terus ke supermarket terus abis itu anak-anak liat mainan begitu. Jadi sudah dapat semua kebutuhan keluarga,"
"Terakhir kita tutup dengan makan malam lagi, biasanya seperti itu. Jadi benar-benar nyaman untuk semua kebutuhan keluarga bisa terpenuhi dalam satu mal, Jadi kita tidak perlu pindah-pindah tempat," tutup Dian.
Baca Juga: Inilah Alasan Unik Bantal Guling Tidak Disediakan di Kamar Hotel
Sementara itu Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo baru saja digaet menjadi Plaza Indonesia Muse 2023. Kedua muse ini, nantinya akan menjalankan program kolaborasi, pameran seni, hiburan hingga edukasi selama 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Wajah Berminyak dan Berjerawat