Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 03 Maret 2023 | 15:25 WIB
Ria Ricis Rutin Ajak Baby Moana Latihan Tummy Time, Apa Sih Manfaatnya? (Dok: YouTube/Ricis Official)

3. Pola gerakan yang baik

Proses berdiri dan berjalan yang baik membutuhkan pola gerakan yang tepat. Untuk dapat berdiri tumit kaki menumpu, lutut menekuk, panggul dan sumbu tubuh condong ke depan. Sedangkan untuk berjalan memerlukan, pola gerakan yang terdiri dari placing (menempatkan dan menumpukan kaki pada lantai) dan stepping (melangkahkan kaki). Stepping dan placing memerlukan koordinasi gerakan yang baik antara sisi tubuh kiri dan kanan.

4. Tidak ada lagi refleks gerakan primitif.

5. Tonus otot optimal (normotoni)

6. Sendi dapat digerakkan sesuai dengan batasan yang normal

7. Memiliki kekuatan otot yang baik, terutama otot sumbu tubuh, panggul, lutut, dan tumit

8. Memiliki keseimbangan yang baik (keseimbangan depan - belakang, keseimbangan atas -bawah, keseimbangan samping kanan - kiri

Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan yang mendukung proses berdiri dan berjalan adalah yang memberikan peluang anak untuk berdiri dan berjalan sehingga faktor ini dipengaruhi oleh pola asuh. Kondisi lingkungan yang mendorong seorang anak untuk berdiri dan berjalan, misalnya meletakkan mainan pada posisi yang membuat seorang anak berdiri atau berjalan untuk mendapatkan mainan tersebut serta mmebuat lingkungan seaman mungkin sehingga anak tidak terjatuh, terbentur, terpeleset yang membuat anak menjadi trauma.

Baca Juga: Video Hot Tersebar, kini Verrell Bramasta dan Natasha Wilona Kepergok Latihan Punya Anak?

Faktor Aktivitas

Anak didorong untuk beraktivitas sesuai dengan usia perkembangan anak yaitu sekitar usia 9 bulan untuk berdiri dan sekitar usia 12 bulan untuk berjalan. Jika pada usia tersebut anak terlalu banyak digendong atau duduk maka tingkat perkembangan anak menjadi seperti anak berusia 6-7 bulan.

Load More