Suara.com - Menjaga kesehatan miss v adalah hal wajib dilakukan para wanita. Dengan menjaga kesehatan area miss v ini, akan mencegah munculnya berbagai penyakit.
Meski demikian, ada beberapa anak perempuan, biasanya belum begitu paham cara menjaga miss v agar tetap bersih dan sehat. Padahal, masalah pada miss v juga bisa terjadi pada anak perempuan dan bukan hanya orang dewasa.
Pada beberapa anak perempuan, rupanya juga berisiko mengalami berbagai masalah pada miss v. Melansir Babyology, beberapa masalah yang kerap terjadi pada miss v anak perempuan di antaranya sebagai berikut.
1. Sariawan vagina
Sariawan vagina menjadi salah satu masalah yang kerap terjadi pada miss v anak perempuan. Sariawan ini terbentuk karena adanya infeksi jamur candida albicans. Jamur tersebut tumbuh secara berlebihan sehingga menimbulkan sensasi terbakar dan gatal pada area miss v. Selain itu, keluar juga cairan putih dan perih saat buang air kecil.
2. Vulvovaginitis
Masalah ini terjadi ketika vagina dan vulva meradang. Hal tersebut menyebabkan perasaan sakit dan tidak nyaman pada miss v. Anak yang mengalami gangguan ini biasanya akan terlihat kemerahan di area miss v. Selain itu, anak akan mengalami rasa nyeri saat buang air kecil.
3. Infeksi saluran kemih
Infeksi saluran kemih (ISK) juga menjadi salah satu masalah yangs sering terjadi pada miss v anak. Biasanya, anak akan merasa demam, sakit saat buang air kecil, muntah, hingga urine berbau.
Baca Juga: Zoya Amirin Ungkap Sensasi Saat Proses Merapatkan Miss V: Ada 'Nyess' Gitu
4. Ruam popok
Infeksi lain yang kerap membuat masalah pada area miss v anak yaitu ruam popok. Hal ini terjadi karena kulit anak yang sensitif terhadap popok. Selain itu, ruam popok jugs menyebabkan rasa perih dan panas jika disentuh.
5. Cacing kremi
Masalah pada miss v anak yang sering terjadi yaitu adanya cacing kremi. Mereka terlihat seperti benang putih dan menyebabkan area miss v dan anus menjadi gatal. Selain itu, mereka yang mengalami kondisi ini akan timbul kemerahan dan iritasi.
6. Labia fusion
Kondisi ini terjadi karena bibir miss saling menempel dengan selaput dalam tubuh. Hal ini juga kemungkinan akan lebih besar dari sebelum-sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?