Suara.com - Jelan bulan Ramadhan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan skincare ilegal dengan bahan berbahaya. Bahan itu disebut bisa menyebabkan janin cacat dengan taksiran harga mencapai Rp 7,7 miliar
"Hasilnya, kami menemukan dan menyita barang bukti bernilai total Rp7,7 miliar,” ujar Kepala BPOM, Penny K. Lukito melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (16/3/2023).
Adapun barang bukti yang ditemukan berupa bahan kimia obat seperti Hidroquinon, Asam Retinoat, Deksametason, Mometason Furoat, Asam Salisilat, Fluocinolone, Metronidazol, Ketokonazol, Betametason, dan Asam Traneksamat senilai Rp4,3 miliar.
Ada juga bahan kemas berupa pot dan botol kosong untuk produk kosmetika senilai Rp164 juta, produk lotion senilai Rp1,2 miliar, produk jadi lotion malam dan berbagai macam krim tanpa merek senilai Rp1,4 miliar.
Selain itu, juga diamankan beberapa alat produksi berupa mesin mixing, mesin filling, mesin coding, mesin packaging, timbangan, dan alat produksi lainnya senilai Rp451 juta. Kendaraan minibus senilai Rp198 juta, serta alat elektronik berupa handphone, laptop, CPU, dan flashdisk senilai Rp31 juta juga turut disita dan diamankan dari lokasi.
“Produk kosmetika ilegal ini sangat berbahaya. Selain produk yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, kemanfaatan, dan mutu, kita juga melihat pada sarana ini tidak menerapkan Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB), terutama aspek higiene sanitasi sarana sangat kurang,” sambung Penny.
Sayangnya, masih sedikit masyarakat yang tahu apa saja kandungan bahan berbahaya dan dilarang dalam skincare atau kosmetik yang perlu diwaspadai. Rinciannya sebagai berikut:
1. Hidroquinon
Nama yang cukup familiar dan dapat menyebabkan efek ochronosis alias kulit menjadi kehitaman.
Baca Juga: 3 Tips Pakai Skincare Biar Glowing, Anti Bikin Kulit Merah
2. Asam Retinoat
Dikenal juga dengan sebitan Tretinoin dapat menyebabkan iritasi kulit, kulit gatal, bengkak, kemerahan, kering, atau mengelupas dan bersifat teratogenic yang menyebabkan cacat lahir pada janin.
3. Resorsinol
Zat ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan mengganggu sistem imun. Bahaya pemakaian resorsinol pada kulit luka atau teriritasi berupa gejala dermatitis iritasi mata, kulit, tenggorokan, saluran pernapasan atas, methemoglobinemia alias ketidakmampuan sel darah merah mengedarkan oksigen dalam tubuh.
Ada juga efek berupa kulit kebiruan cyanosis, konvulsi, peningkatan detak jantung, penyakit asam lambung atau dispepsia, penurunan suhu tubuh secara drastis alias hipotermia, dan adanya urin dalam darah atau hematuria.
4. Klindamisin
Zat ini dapat menyebabkan iritasi kulit, salah satunya menimbulkan keluhan kulit mengelupas.
5. Fluocinolone
Kan dapat menyebabkan gatal, panas, pengelupasan, dan kulit kering, folikel rambut bengkak atau meradang atau folikulitis, perubahan warna pada kulit, dan pengerasan pada kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali