Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB
Kabel semrawut di Kuningan Barat. (Kolase/Instagram)
BACA 10 DETIK
  • Warga menyoroti kabel udara semrawut di Jalan Kuningan Barat Raya karena membahayakan keselamatan pengguna jalan.
  • Dinas Bina Marga DKI Jakarta memantau lokasi pusat data telekomunikasi tersebut dan berkoordinasi dengan pemilik jaringan utilitas.
  • Dinas Bina Marga menargetkan seluruh pemutusan dan pemindahan kabel udara ke bawah tanah selesai Oktober 2026.

Suara.com - Pemandangan semrawut kabel udara yang menggelayut di Jalan Kuningan Barat Raya, Jakarta Selatan, menuai sorotan tajam warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sengkarut untaian kabel itu bahkan disindir warganet bak instalasi seni galian yang merusak keelokan tata kota.

Merespons keresahan khalayak, Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat melakukan pemantauan lapangan sekaligus merangkul asosiasi dan para pemilik jaringan utilitas.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota Dinas Bina Marga, Imam Adi Nugraha, membeberkan penyebab di balik padatnya bentangan kabel di kawasan tersebut.

“Di sana memang lokasi Gedung Cyber, jadi pusat data telekomunikasi itu ada di Jalan Kuningan Barat. Kabel udara di sana cukup banyak,” ujar Imam dalam keterangan resmi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, dikutip Rabu (30/9/2026).

Guna mengurai benang kusut, pemindahan kabel udara menuju ke bawah tanah kini tengah dikebut pengerjaannya.

Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta menargetkan seluruh kabel udara yang bergelantungan di lokasi sudah ditertibkan dan diputus pada Oktober 2026.

“Progres saat ini, kami sedang memindahkan ke bawah tanah dengan target di bulan Oktober nanti kami akan putuskan kabel udaranya di sana. Mohon bersabar bagi masyarakat, beri kami waktu dalam satu bulan ini untuk bisa menata itu semua,“ janji Imam.

Dinas Bina Marga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proses perapian infrastruktur ini secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.

Kolaborasi bersama segenap pemilik jaringan utilitas menjadi kunci utama demi mewujudkan ruang kota yang jauh lebih aman, tertib, serta terintegrasi. 

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com