Suara.com - Menjaga kebersihan gigi dan mulut tetap penting dilakukan selama menjalani ibadan puasa di bulan Ramadan. Islam menuntut kebersihan gigi dan mulut umatnya agar bersih dan segar melalui siwak atau pun lainnya.
Hanya saja pada saat puasa, anjuran untuk membersihkan gigi dan mulut termasuk sikat gigi perlu diatur waktunya. Karena, pembersihan gigi dan mulut atau sikat gigi di siang hari perlu dihindari karena menyalahi keutamaan.
Dikutip dari NU Online, anjuran itu disampaikan oleh Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam Nihayatuz Zain dengan arti sebagai berikut, “Hal yang makruh dalam puasa ada tiga belas. Salah satunya bersiwak setelah zhuhur".
Bersiwak atau berkumur termasuk makruh karena pembersihan mulut di saat puasa merupakan tindakan menyalahi yang utama. Utamanya adalah mendiamkan mulut dan aromanya yang kurang sedap apa adanya. Aroma ini yang lebih disukai Allah di hari Kiamat kelak.
Al-Habib Abdulah bin Husein bin Thahir dalam karyanya Is‘adur Rafiq wa Bughyatut Tashdiq menyebutkan, “Bagi orang berpuasa, makruh bersiwak setelah zhuhur berdasarkan hadits, ‘Perubahan aroma mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah pada hari Kiamat daripada wangi minyak misik".
Untuk itu, pengaturan berkumur dan sikat gigi mesti diatur. Disarankan, aktivitas membersihkan gigi dan mulut itu dilakukan sebelum zhuhur tiba demi mengejar keutamaan ibadah puasa.
Apabila saat menyikat gifi tidak ada air yang tertelan, maka puasanya tidak batal. Hal itu, sesuai dengan keterangan Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu’ dengan arti sebagai berikut:
"Jika ada orang yang memakai siwak basah. Kemudian airnya pisah dari siwak yang ia gunakan, atau cabang-cabang [bulu-bulu] kayunya itu lepas kemudian tertelan, maka puasanya batal tanpa ada perbedaan pendapat ulama. Demikian dijelaskan oleh al-Faurani dan lainnya.”
Oleh sebab itu, disarankan bagi orang yang berpuasa untuk membersihkan gigi sebelum waktu imsak tiba. Apabila sudah siang, cukup menyikat gigi dengan kayu siwak atau sikat gigi tanpa menggunakan pasta.
Baca Juga: Resep Ramadhan, Air Nabeez Kurma Menu Sehat Untuk Buka Puasa
Sementara itu, dari sisi medis, waktu yang tepat untuk menyikat gigi ketika berpuasa tetap dua kali sehari. Yakni, pagi hari atau setelah sahur dan malam menjelang waktu tidur. Secara umum, tidak ada yang berubah dengan waktu menyikat gigi selama Ramadan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
5 Parfum Mykonos yang Cocok untuk Sekolah, Wanginya Fresh dan Tidak Menyengat
-
Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Taurus Makin Serius, Leo Ketemu Sosok Menarik?
-
4 Skincare Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Bantu Samarkan Noda Hitam
-
5 Moisturizer Alternatif SK-II Skinpower Airy Cream untuk Kulit Kenyal dan Awet Muda
-
Link Daftar Rekrutmen Bintara TNI-AU Gelombang II 2026, Gratis!
-
FJGS 2026 Kembali Ramaikan HUT Jakarta, Saatnya Warga Berburu Promo dan Nikmati Festival Kota
-
Kenapa Tidak Boleh Potong Kuku Sebelum Idul Adha? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
5 Pilihan Lip Balm SPF 50 untuk Cegah Bibir Gelap dan Kering
-
9 Rekomendasi Sunscreen Serum untuk Anti Aging dan Mencerahkan Wajah
-
5 Foundation SPF 50 untuk Tutupi Noda Hitam dan Lindungi Kulit dari Sinar UV