Suara.com - Wudhu merupakan syarat wajib bagi umat muslim ketika akan salat. Berwudhu dianjurkan dengan menggunakan air, tetapi jika tidak memungkinkan adanya air maka diperbolehkan untuk bertayamum alias menggunakan debu atau pasir yang bersih.
Tidak semua tempat memiliki area khusus berwudhu sebagaimana yang ada di mushola atau masjid. Sehingga, tidak sedikit juga orang yang berwudhu di toilet. Boleh gak sih menurut Ustaz Adi Hidayat?
Mengingat toilet merupakan tempat berkumpulnya jin, Ustaz Adi Hidayat mengatakan hukum berwudhu di toilet adalah makruh.
“Sifatnya ini tidak terlarang hanya tidak disukai yaitu makruh. Enggak ada nash haram di dalamnya, tapi tidak disukai. Tidak disukainya itu karena kita tidak bisa mengungkapkan hal-hal baik yang mungkin bisa kita lakukan saat kita berwudhu,” jelas Ustaz Adi Hidayat melalui kanal YouTube-nya Adi Hidayat Official, dikutip pada Selasa (4/4/2023).
Menurut Ustaz Adi Hidayat, berwudhu di toilet sebagai tempat berkumpulnya jin pun bisa memungkinkan adanya banyak godaan-godaan dari setan ketika sedang berwudhu.
Meski begitu apabila tidak ada tempat selain toilet untuk berwudhu, senantiasa masih diperkenankan. Namun ada beberapa hal yang wajib dilakukan sebelum berwudhu.
Pertama berdoa sebelum masuk toilet, kedua saat wudhu tidak menyebut kalimat-kalimat thayyibah di dalam hati, ketiga ketika sudah selesai berwudhu dan keluar dari toilet untuk melafalkan doa keluar toilet dan setelah wudhu.
“Tidak berhukum haram, itu bisa dilakukan. Kalau tempatnya kita memungkinkan untuk terpisah (toilet dan tempat wudhu) bagus bisa dipisahkan. Tapi kalau menyatu pun tidak ada masalah,” imbuhnya.
Namun barangkali kesempurnaan dalam melafalkan kalimat-kalimat thayyibah saat wudhu tidak bisa ungkapkan, hanya bisa dari dalam hati saja.
“Jadi kalau tidak ada tempat lain dan menjadikan Anda berwudhu misalnya menyatu dengan toilet di dalamnya, maka kalimat-kalimat thayyibah itu cukup di dalam hati tidak perlu diungkapkan secara lisan. Dan sempurnakan wudhu Anda lalu ketika keluar Anda berdoa sebagai penutup dari bagian wudhunya,” tutup Ustaz Adi Hidayat. (Shilvia Restu Dwicahyani)
Berita Terkait
-
Ustaz Adi Hidayat Sebut Ampunan di Bulan Ramadhan Tak Terbatas, Sarankan Perbanyak Ibadah Ini
-
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Rasanya akan Mendapat Malam Lailatul Qadar: Hanya Waktunya oleh Allah Dibuat Menghilang
-
Diungkap Ustaz Adi Hidayat, Kenali Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar, Masjid Mulai Sepi hingga Ada Kecanduan Jalur Langit
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 28 Juni 2026, Hoki Mengalir di Akhir Pekan
-
3 Rekomendasi Cushion di Indomaret untuk Hasil Makeup Glowing Natural
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
-
Lingkungan Kerja Nyaman Jadi Prioritas Baru Gen Z dan Milenial dalam Memilih Karier
-
7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!
-
Review Azzura Luminous Cushion: Harga Terjangkau, Wajah Glowing Instan
-
Rekomendasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte yang Tahan 20 Jam, Makan Ayam Geprek Tetap On!
-
Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG yang Tahan Lama dan Tidak Kering, Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Lengkap dengan Review
-
Berawal dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Ini Kini Bawa Indonesia ke Kancah Global