Suara.com - Dikaruniai keturunan merupakan anugerah yang luar biasa. Hampir sebagian besar pasangan suami istri pasti menginginkan keturunan. Terlebih jika sudah ada desakan dari orangtua yang tidak sabar untuk menimang cucu.
Ternyata untuk bisa hamil tidak hanya terpaku pada masa subur dan kesuburan kedua belah pihak saja. Posisi seks saat berhubungan pun turut andil dalam proses pembuahan sel sperma dengan sel telur.
Hal ini diungkapkan langsung oleh dr. Boyke Dian Nugraha melalui kanal YouTube Sonora FM yang diunggah pada 13 Maret 2020. Menurutnya, posisi seks yang tepat bisa mempengaruhi proses pembuahan sehingga jadi cepat hamil.
“Karena posisi yang paling bagus untuk melakukan hubungan seks supaya hamil itu adalah posisi misionaris (wanita di bawah pria di atas). Pada saat itu mulut rahim akan terendam oleh cairan sperma sehingga memudahkan sperma itu masuk dan membuahi sel telur,” jelas dokter Boyke yang merupakan spesialis obgyn sekaligus ahli seksolog tersebut, dikutip pada Rabu, (5/4/2023).
Akan tetapi perlu jadi catatan, mengingat 33 persen wanita di Indonesia mengalami posisi rahim yang ke belakang, sehingga diperlukan pemeriksaan terlebih dulu dengan dokter kandungan agar posisinya pun bisa disesuaikan.
Pada wanita yang letak rahimnya ke belakang (seperti sendok terbalik), akan lebih baik untuk menerapkan posisi doggy style guna mempercepat proses pembuahan supaya hamil.
“Kalau kita tahu bahwa setelah diperiksa oleh dokter spesialis kandungan ternyata rahimnya ke belakang, maka posisi yang baik adalah dog position (posisi menungging),” imbuhnya.
Dokter Boyke pun menegaskan hanya dua posisi itu saja yang memiliki celah kemungkinan terbesar untuk mendapatkan kehamilan. Sementara untuk posisi lainnya hanya digunakan sebagai posisi menyenangkan bukan untuk mendapatkan keturunan.
Selain itu, dokter Boyke juga menambahkan agar peluang hamil semakin besar yaitu ketika selesai berhubungan alangkah lebih baiknya si wanita untuk menggunakan ganjalan di bagian pinggangnya dengan bantal supaya sperma menjadi mudah masuk.
Atau bisa juga setelah berhubungan dengan menaikkan kaki wanitanya.
“Ketika ditinggikan bokongnya naik ke atas begitu maka si mulut rahim akan betul-betul langsung terendam dan langsung si sperma mudah mencapai sel telur,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gubernur Kaltim dari Partai Apa? Disorot karena Polemik Mobil Dinas Rp8,5 M
-
5 Cushion yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat untuk Semua Jenis Kulit, Hasil Tidak Dempul
-
8 Golongan Penerima Zakat Mal, Tidak Hanya Fakir Miskin
-
Minta Mobil Dinas Rp8,5 M, Intip Harta Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Masud dan Istri
-
Apakah CPNS Dapat THR Lebaran 2026? Begini Aturan Resminya
-
7 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa agar Tetap Bugar
-
Apa Hukumnya Ikut Tarawih tapi Belum Salat Badiyah Isya? Ini Kata Buya Yahya
-
20 Link Beli Amplop Lebaran Unik di Shopee: Harga Murah, Isi Banyak
-
Hotman Paris Desak Status WNI Dwi Sasetyaningtyas LPDP Dicabut, Apa Dampaknya?
-
Mandi Wajib Setelah Subuh Bikin Puasa Tidak Sah? Ternyata Begini Faktanya