Suara.com - Saat ingin memiliki keturunan atau hamil, biasanya pasangan lebih memperhatikan masa subur perempuan agar proses pembuahan bisa lebih optimal. Rupanya masih ada hal lain yang penting diperhatikan pasangan yang ingin cepat hamil.
Dalam sebuah Talk Show yang diunggah kembali di akun TikTok @Boykewomenscare pada Januari 2023 lalu, Dokter Boyke sebagai salah satu pengisi acara menyebutkan kepuasan perempuan saat orgasme sangat mempengaruhi proses pembuahan.
Bahkan sebuah penelitian mengungkapkan, pembuahan yang terjadi saat perempuan mengalami orgasme seringkali calon anaknya adalah laki-laki. Hal ini dikarenakan suasana menjadi basah.
Dokter Boyke menegaskan berdasarkan penelitian, durasi saat berhubungan tidak mempengaruhi proses pembuahan di masa-masa subur.
“Untuk yang ada (cepat hamil) tidak berhubungan dengan durasi. Tapi kalau durasinya bagus (perempuan di masa subur) si perempuannya puas (orgasme) itu biasanya otomatis telurnya akan keluar.”
Durasi yang ideal menurut dokter Boyke saat berhubungan adalah tidak terlalu lama sekitar sepuluh sampai dua belas menit. Pasalnya, hubungan intim yang terlalu lama bisa meningkatkan risiko perempuan mengalami lecet.
“Hubungan seks itu bukan sekedar melampiaskan nafsu saja tetapi juga adalah untuk ekspresi cinta yang paling tinggi,” ungkap dokter Boyke, dikutip dari kanal YouTube Sonora FM pada Kamis, (13/4/2023).
Sehingga saat akan berhubungan yang harus ditanamkan dalam pikiran adalah cara untuk memuaskan pasangan bukan soal durasinya. Tidak hanya membutuhkan suasana dan varian, saat berhubungan pun dibutuhkan komunikasi yang intim.
Baca Juga: CEK FAKTA: Lesti Kejora Pamer Hasil USG, Sudah Hamil Anak Kedua
Frekuensi hubungan intim yang dianjurkan menurut dokter Boyke disesuaikan dengan usia masing-masing.
Usia 20-30 tahun sebanyak empat kali, usia 30-40 tahun tiga kali, usia 40-50 dua sampai tiga kali, dan usia 50-60 satu sampai dua kali dalam seminggu.
Shilvia Restu Dwicahyani
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya