Suara.com - Berkembangnya teknologi saat ini membuat seseorang mudah untuk melakukan transaksi akan berbagai hal. Bahkan, di bulan Ramadhan saat ini beberapa orang justru membayar zakat fitrah melalui sistem transfer antar bank, dompet digital, dan lainnya.
Namun, sebenarnya bagaimana hukum membayar zakat fitrah melalui transfer? Apakah zakat fitrah tersebut tetap sah?
Mengutip video di kanal Youtube Al-Bahjah TV, Rabu (19/4/2023), Buya Yahya mengatakan, membayar zakat menggunakan sistem transfer pada dasarnya sah. Hal ini karena adanya hal yang ada hal yang diberikan dengan tujuan zakat.
Namun, orang yang diberikan itu juga yang menjadi perhatian. Hal ini karena zakat yang diberikan memang diharuskan pada anak yang benar-benar berhak.
“Yang jelas ketika membayar transfer sah, kita mengirim ke sana. Maknanya kita membayar zakat, tapi bukan kepada orang yang diberi karena dia bukan orang yang berhak menerima zakat. Namun, kita mewakilkan mereka untuk membagikan zakat kepada yang berhak,” ucap Buya Yahya.
Meski demikian, Buya Yahya menegaskan, bayar zakat fitrah yang baik yaitu di mana tempat orang tersebut merayakan Idul Fitri.
“Cuma kami mengimbau, yang terbaik adalah Anda bayar zakat di tempat Anda berada, jangan transfer sana sini untuk urusan zakat fitrah. Jangan dipindah ke kampung lain kalau sebisa mungkin. Anda di kampung tinggal, Anda membayar zakat di situ,” jelas Buya Yahya.
Alasan lain mengapa transfer kurang dianjurkan karena belum tentu lembaga pembayaran zakat fitrah itu benar adanya.
“Anda harus waspada dalam urusan ini. Jangan latah deh transfer sana sini Apalagi zakat mal yang gede-gede itu,” jelas Buya Yahya.
Oleh karena itu, diharapkan dapat memeriksa terlebih dahulu, baik dari penyalurnya, kepada siapa disalurkan dan lain-lain. Buya Yahya menegaskan, jika ada penawaran secara online penting untuk diperiksa keamanannya. Pastikan penyalur zakat itu benar-benar baik dan amanah.
“Jadi Anda harus perhatikan, bahwasanya jika orang tersebut punya pengalaman atau tidak, bisa dipercaya atau tidak, dan punya ilmu serta sampai benar (zakat) disalurkan,” pungkas Buya Yahya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Sunscreen SPF 30 Tahan Berapa Jam? Intip 7 Pilihan yang Bisa Atasi Flek Hitam
-
Imlek di Tepi Laut Jakarta: Sensasi Unik Perayaan yang Tak Akan Anda Temukan di Tempat Lain!
-
Ketika Kapas Kotor Menjadi Bukti Kejujuran Produk Pembersih Wajah di Mata Gen Z
-
Terpopuler: Whip Pink Sebenarnya untuk Apa?, Arti Asli Kata Gong Xi Fa Cai
-
Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Sebelum Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan? Perhatikan Adab Ini!
-
Apakah Boleh Menangis di Makam saat Ziarah? Ini Adab Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? 4 Rekomendasi Tabir Surya Mengandung Niacinamide
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
4 Sunscreen Tanpa Kandungan Alkohol dan Parfum, Minim Risiko Kulit Iritasi