Suara.com - Saat berhubungan seks, pasangan suami istri perlu saling memberikan kenikmatan demi bisa menggapai orgasme bersama. Salah satu caranya adalah dengan mengetahui titik sensitif pasangan. Di mana letaknya?
Laman Healthline menyebut setidaknya ada 4 titik sensitif yang dimiliki oleh suami, yang perlu diketahui oleh istri. Untuk merangsangnya, istri bisa memberikan pijatan lembut di daerah-daerah ini:
- Glans alias bagian kepala Mr P
- Frenulum alias kulit di bagian bawah batang Mr P
- Perineum alias lubang kencing Mr P
- Scrotum alias buah zakar
Pijatan-pijatan di daerah ini bisa membantu suami mendapatkan orgasme yang lebih kuat. Namun jangan lupa, Anda harus mengkomunikasikan dulu sebelum menyentuh titik sensitif agar pasangan nyaman.
Untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda juga bisa menggunakan minyak atau pelumas seks yang dijual bebas. Anda juga disarankan untuk mandi air hangat hingga pijat sebelum berhubungan seks, demi mendapatkan kepuasan.
Terkait kepuasan, seksolog Dokter Boyke Dian Nugraha mengatakan berhubungan seks tidak boleh perhitungan. Suami tidak boleh orgasme duluan dan langsung tidur tanpa memuaskan pasangan, begitu juga sebaliknya.
“Pertama-tama kita mesti lihat kalau hubungan seks itu bukan kayak ayam set set set selesai. Itu bukan ya, hubungan seks itu adalah juga bukan kamu kayak main bola, lu dua kali dapet gua tiga kali ya, enggak bisa gitu,” ucap Dokter Boyke dalam video yang diunggah di kanal Youtube TALKPOD dua tahun lalu.
Dokter Boyke menjelaskan, dalam berhubungan seks, pasangan seharusnya bisa menikmati setiap proses yang ada, mulai dari sentuhan, ciuman, dan lain-lain. Hal tersebut yang menjadi faktor penting dalam berhubungan seks.
“Tapi justru hubungan seks itu perjalanan itu yang dinikmati, bagaimana dia menyentuh kita, membelai, mencium kita, mengucapkan kata-kata romantis dan sebagainya itu yang kita nikmati terus,” ujar. Dokter Boyke.
Oleh sebab itu, masalah ronde atau berapa kali orgasme yang didapat bukanlah sebuah masalah. Seseorang juga tidak boleh hitung-hitungan dengan pasangannya. Selama seks yang dilakukan berkualitas, mulai dari foreplay, dan lain-lain, maka itu sudah cukup
Baca Juga: Tak Banyak Pria Tahu! 5 Bagian Tubuh Ini Bisa Bikin Wanita Melayang sampai Ketagihan, Mana Saja?
“Jadi enggak usah ‘kok gua Cuma dapet sekali (orgasme) malem ini nih’, nah enggak bisa itung-itungan seperti itu. Jadi artinya dari mulai foreplaynya, cukuplah sampai wanita itu benar-benar baik gitu,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Beda Primer dan Setting Spray, Mana yang Wajib Dipakai agar Makeup Tahan Lama Seharian?
-
5 Alternatif Skin Tint untuk Pengganti Cushion, Wajah Glowing Seharian
-
Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Campak? Ini 8 Langkah Penting agar Tidak Menular
-
5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Kulit Kering, Bye-Bye Makeup Pecah
-
Lebih dari Sekadar Olahraga: Alasan Sepeda Gunung Kini Jadi Gaya Hidup Favorit Masyarakat Indonesia
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Bagus Anti Kilap Harga Terjangkau, Cocok Dipakai Sehari-hari
-
Tantangan Kreatif Buat Pelajar di Asia: Merancang Wahana Taman Hiburan Impian!
-
Intip 6 Produk Makeup Nagita Slavina di Momen Lebaran yang Bikin Tampil Glowing
-
Kenapa Bulan Syawal Identik Jadi Musim Menikah di Indonesia? Ini Asal-usulnya
-
Keluarga Urus Badal Haji untuk Almarhum Vidi Aldiano, Apa Itu dan Bagaimana Prosedurnya?