/
Kamis, 20 April 2023 | 10:10 WIB
Ilustrasi penis / Mr P lelaki. (Shutterstock)

Suara Sumatera - Penis atau Mr P bisa saja nyeri dan sakit karena berkali-kali ejakulasi alias berhubungan seks. Apakah itu pertanda bahaya?

Pakar seksolog, Zoya Amirin mengatakan, salah satu penyebab Mr P sakit saat ejakulasi adalah retrograde ejaculation. Kondisi ini terjadi karena lelaki sering menahan air mani agar tidak keluar dengan alasan ingin keluar bersama istrinya.

"Kalau misalnya dia sudah ejakulasi ya, keluar itu ejakulasi itu beberapa kali, bisa jadi mungkin ada cerita sedikit tentang retrograde ejaculation jadi ejakulasi yang terbalik," ujar Zoya dalam video TikTok yang dibagikan akun @pasutri_18, dikutip dari Suara.com.

Menurut Zoya, air mani atau sperma bukannya keluar lewat lubang penis, melainkan tertahan hingga malah masuk ke kandung kemih.

"Dia ejakulasi tapi ditahan gitu karena teknik squishy jadi balik lagi. Itu dia bisa merasakan semua seperti waktunya orgasme, tapi dia tetap bertahan panjang gitu ya," papar Zoya.

Melansir Mayo Clinic, saat lelaki mengalami ejakulasi terbalik ini Mr P tetap bisa ejakulasi atau mencapai klimaks orgasme setelah ditahan, tapi air mani dan sperma yang keluar sangat sedikit atau bahkan tidak ada air mani sama sekali.

Kondisi ini sering juga disebut orgasme kering. Meski tidak berbahaya tapi jika terus menerus bisa menyebabkan infertilitas pada lelaki alias kemandulan.

Selain ejakulasi terbalik, nyeri saat ejakulasi juga bisa terjadi pada lelaki yang baru menjalani metode vasektomi, yaitu prosedur kontrasepsi pada lelaki dengan cara memutus saluran sperma dari buah zakar.

"Jadi ada laki-laki yang mengikat sperma gitu ya, supaya tidak bisa hamil lagi. Jadi kalau dia berhubungan seks, mereka yang sudah dipakai vasektomi ini apakah mereka bisa ejakulasi? Oh tetap keluar cuma air mani itu tidak ada kandungan spermanya, awalnya itu biasanya sakit sedikit," tutup Zoya.

Baca Juga: 3 Jenis Buah-buahan yang Bisa Bikin Mr P Besar dan Panjang, Kaum Pria Wajib Coba!

Load More