Suara.com - Rayyanza Malik Ahmad alias Cipung mulai bisa main gadget sendiri. Belum lama ini, anak bungsu Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu terlihat asik bermain dengan tab sambil rebahan.
Meski ekspresinya tetap terlihat lucu seperti biasa, namun cara Rayyanza 'Cipung' dalam melihat tab justru bikin netizen khawatir. Pasalnya, bocah yang baru berusia 1,5 tahun itu terlalu dekat melihat ke layar.
Dari video singkat yang dibagikan akun Instagram @tercipungcipung, nampak adik Raffathar itu sedang tidur tengkurap di atas sofa sambil menggeser-geser layar tab yang jaraknya cukup dekat dengan wajahnya.
Terlihat ada orang di belakang Rayyanza 'Cipung' juga dibalik kamera. Tetapi tidak memperhatikan jarak layar dengan wajah bayi tersebut.
Netizen yang berkomentar pun jadi geregetan dan langsung mencari pengasuh Rayyanza 'Cipung', Sus Rini.
"Terlalu deket matanya itu dek ke pad nya.. sus nya mana ya.. soalnya kalo ada sus gak mungkin dibolehin begini," komentar @amalxxx.
"Yah sayang bgt udah dikenalin gadget padahal didikan Sus Rini udah bagus kayak menggambar, main sama dini, dll," tulis @edirxxx.
"Adek nanti matanya rusak jangan deket deket layar," kata akun @bellxxx.
Terlalu lama dan dekat menatap layar gadget bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan pada mata. Selain paparan cahaya dari layar, hal itu juga bisa terjadi karena berkurangnya aktivitas berkedip pada mata. Berkedip merupakan cara mata menjaga kelembapan, sehingga terhindar dari iritasi.
Baca Juga: Saling Maaf, Terkuak Kesalahan Terbesar Raffi Ahmad ke Sus Rini Selama ini
Dikutip dari Halodoc, mata perlu berkedip sekitar 15 kali dalam satu menit selama kondisi normal. Namun, jumlah kedipan mata bisa berkurang saat mata terlalu lama menatap layar gadget. Jika terlalu fokus, mata mungkin hanya berkedip sebanyak 5-7 kali per menit.
Padahal, berkedip hal yang sangat penting bagi mata, terutama saat melakukan aktivitas atau menatap sesuatu. Sebab, hal ini berfungsi untuk membersihkan partikel debu yang masuk dan bisa merusak mata. Selain itu, berkedip juga berfungsi untuk menjaga kelembapan permukaan bola mata.
Risiko kerusakan mata menjadi lebih tinggi jika aktivitas itu tidak dibarengi dengan penerangan yang baik, yaitu bermain gadget di tempat yang memiliki pencahayaan kurang baik.
Stres atau tegang pada mata bisa menyebabkan muncul gejala mata kering, nyeri, berair, perih, panas, dan gatal. Kondisi ini juga bisa menyebabkan mata menjadi lebih sensitif dan penglihatan buram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global
-
Daftar Kode Terselubung dalam Epstein Files, Ada Pizza hingga Ice Cream
-
Dorong Smart Diplomacy, OIC Youth Indonesia Siapkan Pemimpin Muda Global
-
5 Rekomendasi Smart TV 32 Inch Murah Terbaik untuk Keluarga Baru
-
Siapa Keluarga Rothschild yang Disebut dalam Epstein Files? Ini Profilnya
-
Kenapa Pakai Retinol Perih dan Gatal? Ini 5 Retinol yang Aman untuk Pemula
-
88 Negara Bebaskan Visa untuk WNI, Ini Beda Visa on Arrival dan Electronic Travel Authorization