Lifestyle / Male
Selasa, 06 Juni 2023 | 13:29 WIB
Ilustrasi Perut Buncit - Cara Mengatasi Perut Buncit (Pexels)

Suara.com - Dokter Zaidul Akbar menjawab pertanyaan soal bagaimana mencegah atau menghilangkan perut buncit. Akun TikTok resepjsrzaidulakbar berbagi video tersebut.

Dokter Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa perut buncit muncul karena banyaknya lemak yang menumpuk. "Masalahnya kita sekarang tuh nggak ngerti metabolisme glukosa itu kayak apa. Glukosa kalau dimakan, nggak kepakai jadi glikogen. Glikogen kalau nggak kepakai jadi lemak," terang dr. Zaidul Akbar.

Dokter sekaligus pendakwah dan konsultan ini kemudian mengungkapkan 4 makanan yang mengandung glukosa dan perlu dihindari. Makanan tersebut di antaranya nasi putih, tepung, gula pasir, dan makanan berminyak.

"Kondisi badan kita sekarang sudah penuh dengan glukosa yang sudah jadi lemak. Kalau laki-laki numpuknya di perut, dan itu imbasnya sampai ke keperkasaan pria," ungkapnya.

Pria 45 tahun ini menekankan bahwa belly fat atau lemak di perut dapat memengaruhi keperkasaan pria. Hubungan suami istri pun bisa terdampak karenanya.

"Kalau sudah kayak begini, imbasnya bisa sampai ke hubungan suami istri, lho. Bisa cerai dan Anda tanya sama KUA, sebagian besar perceraian itu terjadi karena ketidakpuasan suami istri," kata dr. Zaidul Akbar.

Salah satu yang bisa dicoba adalah 7 days challange tanpa 4 makanan yang disebutkan di awal. Selama satu minggu, tak ada nasi, gula, minyak, serta tepung yang dikonsumsi.

"Kalau kita mengenal konsep kayak begini, nggak perlu pola-pola diet. Kurangi aja karbo-karbonya tadi, nanti cepat banget turunnya itu," jelasnya.

Dia juga menyarankan untuk mengisi tiga perempat piting Anda dengan buah dan sayur. Perbanyak minum air putih juga bisa menjadi solusi.

Baca Juga: Millen Cyrus Ngaku Hamil Cuma Buat Lucu-lucuan: Mama Negur Aku

Cara mudah lain yang bisa dilakukan untuk menghilangkan perut buncit adalah dengan berpuasa. "Selain Senin Kami, bisa puasa Daud. Atau kalau memang lagi nggak mau puasa, bukan hari puasa, itu tadi, melaparkan diri, jadi proses autofaginya jalan," tandas dr. Zaidul Akbar

Load More