Suara.com - Long distance relationship alias LDR akan sangat memengaruhi kehidupan, termasuk masalah seksual. Hal ini karena pasangan sudah lama tidak melakukan aktivitas bersama. Akibatnya, hal tersebut dapat membuat masalah, seperti ejakulasi dini bagi para pria.
Hal ini menjadi sesuatu yang sangat mengganggu. Pasalnya, pasangan jadi sulit menikmati aktivitas seksualnya setelah bertemu kembali. Lantas apakah ada cara untuk bisa mengatasi masalah ejakulasi dini karena LDR ini?
Menanggapi hal tersebut, seksolog Zoya Amirin menjelaskan, pada beberapa pasangan memang kerap alami masalah ejakulasi dini karena LDR. Hal ini karena Mr P pria akan terasa sangat sensitif ketika melakukan penetrasi.
Tanda dari ejakulasi dini ini juga bisa dilihat dari aktivitas seksual yang berlangsung. Biasanya, pria yang alami ejakulasi hanya akan bertahan 3 menit saat melakukan penetrasi. Sementara untuk normalnya itu bisa sekitar 5-10 menit. "Ketika jarak jauh dengan istri akan cepat sekali alami ejakulasi dini. Biasanya ini terjadi ketika penetrasi di bawah 3 menit sudah keluar. Kalau misal 5 atau 10 menit Nah itu masih wajar. Tapi kalau di bawah tiga menit maka itu ejakulasi dini," ucap Zoya Amirin dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, dua tahun lalu.
Untuk itu, para pria penting untuk bisa atasi ejakulasi dini setelah cukup lama jalani LDR bersama pasangan. Zoya Amirin menjelaskan, pria bisa melakukan mastrubasi terlebih dahulu sebelum lakukan hubungan seksual.
Dengan melakukan mastrubasi itu, dapat membantu mengurangi area sensitif pada Mr P sehingga tidak mudah untuk ejakulasi dini.
"Pertama, coba untuk mastrubasi 1-2 jam sebelum berhubungan seksual. Cara ini memanfaatkan fase yang dialamin pria setelah ejakulasi atau orgasme, pada fase ini, pria tidak terlalu sensitif terhadap rangsangan di penisnya, " jelas Zoya Amirin.
Tidak hanya itu, dengan mastrubasi juga dipercaya dapst mengurangi rasa semangat berlebihan sehingga Mr P tidak mudah untuk alami ejakulasi.
"Pada sast mastrubasi ada tidak akan merasakan kegelian lagi. Hal ini karena ketika melakukan hubungan seks pertama excitement akan berkurang saat melakukan hubungan seks yang kedua. Ini akan membantu sehingga penisnya tidak terlalu sensitif lagi. Jadi mastrubasi 1-2 jam terlebih dahulu," sambungnya.
Selain ejakulasi, Zoya Amirin menyarankan agar pasangan melakukan foreplay terlebih dahulu. Foreplay yang dilakukan juga tidak hanya sekadar pemanasan di ranjang. Namun, pasangan diharapkan lakukan foreplay di luar ranjang, mulai dari berbicara, diskusi, atau saling menggoda satu sama lain.
"Kedua, jangan langsung penetrasi lakukan fulu foreplay atau pemanasan. Nah ada beberapa orang yang hanya melakukannya di ranjang. Namun, usahakan melakukan pemanasan di luar ranjang. Itu akan sangat membantu untuk bisa menahan diri untuk tidak terlalu excitement sehingga cepet ejakulasinya," ujar Zoya Amirin.
Baca Juga: Ternyata Lokasi Ini yang Jadi 'Persembunyian' Rebecca, Ada Fadly Disana?
"Foreplay bisa dengan diskusi bersama pasangan, karena nanti akan bertemu untuk melakukan hubungan seksual. Jadi ngobrol dan diskusi sekaligus evaluasi. Saat foreplay juga jadi tidak terburu-buru. Misalnya dengan oral seks, eksplorasi, merangsang area sensitif juga bisa," sambungnya.
Cara lain agar tidak ejakulasi yaitu dengan pause and squeeze technique. Teknik satu ini akan memberikan tekanan pada Mr P sehingga tidak mudah untuk ejakulasi. Dengan menekan dan berhenti sejenak saat hasrat ingin ejakulasi muncul, itu akan memberikan manfaat sehingga tidak mudah orgasme.
"Pause and squeeze technique juga bisa jadi cara agar tidak ejakulasi. Ketika melakukan penetrasi lalu timbul hastat untuk ejakulasi, tekan daerah pertemuan kepala dan batang penis dengan ibu jari. Ditekan ada venanya atau urat nadi, itu adalah pause and squeeze technique. Itu membantu saat Anda ingin ejakulasi," ungkap Zoya Amirin.
Untuk cara terakhir yang dapat dilakukan untuk atasi ejakulasi dini yaitu dengan latihan kegel. Latihan satu ini dapat membantu melatih otot panggul yang berperan terjadap hal-hal terkait masalah seksual.
"Lalukan kegel, melatih otot panggul bawah. Berperan untuk fungsi kantung kemih, pencernaan, dan seksual," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Food Cycle Indonesia Ubah Surplus Pangan Jadi Bantuan untuk Warga Rentan
-
Beda Pendidikan Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Sedang Jadi Omongan
-
5 Serum dengan Kandungan Anti Aging untuk Cegah Tanda Penuaan Wajah
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli
-
6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian
-
14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026
-
Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya