Suara.com - Cukup banyak kondisi kesehatan yang sebenarnya tidak tampak secara fisik, namun dapat terlihat dari perilaku seseorang. ADHD misalnya, atau attention deficit hyperactivity disorder, menjadi salah satu kondisi yang harus mendapat perhatian khusus. Tapi apakah terapi ADHD ditanggung BPJS Kesehatan?
ADHD sendiri bisa menjadi salah satu bentuk gangguan tumbuh kembang anak, yang terdeteksi pada usia awal perkembangannya. Menjadi salah satu tanda dari keterlambatan permanen tumbuh kembang, kondisi ini harus disikapi dengan tepat.
Apakah Terapi ADHD Ditanggung BPJS Kesehatan?
Mengacu pada berbagai sumber, ternyata BPJS Kesehatan menanggung biaya konsultasi dan tindakan untuk menangani gangguan tumbuh kembang anak. ADHD termasuk salah satu kondisi yang konsultasi dan tindakannya ditanggung oleh program kesehatan pemerintah ini.
Gangguan tumbuh kembang anak umumnya memerlukan terapi dan konsultasi jangka panjang, yang biayanya tentu saja tidak sedikit. Fasilitas dari BPJS Kesehatan ini telah disediakan sejak lama, namun hingga saat ini cukup banyak orang tua yang belum mengetahuinya.
Tidak hanya ADHD saja, ternyata ada beberapa jenis gangguan tumbuh kembang lain yang biaya konsultasi dan tindakannya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Antara lain:
- Gangguan berbicara, berbahasa, dan speech delay
- Autisme
- Down syndrome
- Retardasi mental
- Cerebral palsy
- Stunting
Beberapa gangguan tumbuh kembang anak ini ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga dapat membantu orang tua dalam segi finansial sebab perawatannya biasanya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Cara Klaim Terapi ADHD Menggunakan BPJS Kesehatan
Untuk prosedurnya sendiri cukup mudah.
Baca Juga: Apa itu ADHD? Simak Ciri-ciri, Penyebab, dan Penanganannya
- Pertama, pastikan anak sudah didaftarkan ke BPJS Kesehatan dan memiliki status keanggotaan aktif
- Berusia maksimal 14 tahun
- Datang ke faskes tingkat I untuk mendapatkan rujukan ke rumah sakit tingkat II. Jika di wilayah tempat tinggal Anda tidak ada rumah sakit yang dilengkapi dengan klinik tumbuh kembang, cari rumah sakit swasta sekitar yang menerima layanan BPJS Kesehatan. Anda dapat mengganti faskes agar anak diperiksa oleh dokter umum lainnya
- Bawa surat rujukan dari faskes tingkat I ke rumah sakit yang dirujuk, lalu petugas akan menentukan dokter spesialis yang menangani anak
- Bawa surat pengantar dari petugas ke dokter tumbuh kembang anak yang ditunjuk
- Konsultasikan masalah gangguan tumbuh kembang anak secara detail pada dokter untuk mendapat diagnosis dan jadwal terapi yang dibutuhkan. Hasil akan mengikuti kondisi anak, dan akan ditentukan apakah membutuhkan terapi atau tidak
Jumlah terapi akan beragam mengacu pada kondisi anak dan peraturan rumah sakit. Umumnya kuota dari BPJS Kesehatan adalah 8 kali per bulan
Cukup jelas bukan? Kini pertanyaan apakah terapi ADHD ditanggung BPJS Kesehatan atau tidak sudah bisa dijawab, dan Anda bisa segera menggunakan fasilitas jika memang membutuhkannya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Apa itu ADHD? Simak Ciri-ciri, Penyebab, dan Penanganannya
-
Sexual Anorexia: Definisi, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
-
Perbedaan Fasilitas dan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 1, 2, dan 3
-
Kasusnya Meningkat, Apakah Penyakit Sifilis Ditanggung BPJS Kesehatan?
-
PNS Dapat BPJS Kesehatan Kelas Berapa? Simak Rinciannya Berikut Ini
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser