Suara.com - Kisah pria asal Tangerang, Muhammad Fajri menuai banyak perhatian masyarakat atas kondisinya yang alami obesitas. Bahkan, obesitas yang dialami Fajri ini membuatnya memiliki berat badan 300 kg.
Kondisi obesitas itu membuat Fajri baru-baru ini dievakuasi demi mendapatkan pengobatan rumah sakit. Namun, karena kondisinya yang sulit bergerak, membuat Fajri harus diangkat menggunakan kendaraan forklift untuk menyangga beban tubuhnya.
Fajri dievakuasi dengan bantuan Petugas UPT Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciledug. Tidak hanya itu, Fajri juga sampai harus diangkut oleh truk pick up menuju ke rumah.
Kepala UPT BPBD Ciledug Mulyadi mengatakan, proses pengangkutan Fajri itu memakan waktu hingga 2 jam lamanya.
"Proses evakuasi tersebut memakan waktu 2 jam," kata Mulyadi kepada Serang Suara.
Kisah Fajri tersebut langsung viral dan mendapat banyak pesan simpati dari warganet. Sementara, itu, beberapa warganet juga berdoa agar Fajri bisa kembali pulih dan memiliki berat badan yang normal kembali. Lantas bagaimana cara mengobati orang dengan obesitas, bisakah berat badannya normal kembali?
Melansir BBC, orang yang alami obesitas parah memang akan sangat sulit untuk bisa mencapai berat badan normal. Peneliti Dr Alison Fildes mengatakan, orang yang alami obesitas parah hanya sebagian bisa kembali ke berat badan normal.
Sementara itu, metode penyembuhan obesitas saat ini lebih kepada mengurangi pertambahan berat badan dengan berfokus pada pengurangan kalori. Pasien juga akan difokuskan pada aktivitas fisik sehingga berat badannya menurun.
Oleh sebab itu, hal utama pada penyembuhan obesitas ini yaitu mengurangi berat badan dari pasien. Meskipun tidak banyak, 5 persen berat badan berkurang sudah cukup menggembirakan. Namun, jika memang benar-benar difokuskan, pasien memiliki kemungkinan untuk bisa mencapai berat badan normalnya meskipun peluangnya tipis.
Baca Juga: Obesitas Masih Jadi Tantangan, Inovasi Program Ini Diklaim Bantu Turunkan Berat Badan
Sementara itu, penanganan obesitas difokuskan agar penderita bisa kembali memiliki berat badan yang normal. Untuk menurunkan berat badan orang obesitas itu sendiri bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti dikutip dari Alodokter berikut.
1. Diet
Cara untuk menurunkan berat badan orang yang obesitas yaitu dengan diet. Hal ini karena diet akan membantu kurangi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, makanan yang dikonsumsi juga menjadi lebih sehat, seperti sayur, buah, serat. Hal ini akan membantu membuat berat badan menurun.
2. Olahraga
Cara lain untuk bantu turunkan berat badan karena obesitas yaitu olahraga. Olahraga dapat membantu tingkatkan aktivitas fisik dan membakar kalori di dalam tubuh. Hal ini akan membantu turunkan berat badan.
3. Konseling
Orang dengan obesitas disarankan untuk konseling dengan dokter. Konseling juga bisa membantu atasi stres yang dirasakan seseorang. Pasalnya, jika alami stres, seseorang bisa meningkatkan nafsu makan yang berdampak para kenaikan berat badan.
4. Obat-obatan
Cara lain untuk atasi obesitas yaitu dengan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Konsumsi obat disertai dengan gaya hidup sehat ini akan membantu atasi masalah obesitas.
5. Operasi
Jika obesitas sudah parah dan berbagai cara tidak ampuh, hal yang biasa dilakukan yaitu operasi. Nantinya dokter akan melakukan operasi bariatrik. Operasi ini dilakukan dengan membuat perubahan pada sistem pencernaan.
Berita Terkait
-
Dramatis, Fajri Pria Berbobot 300 Kg Di Tangerang Diangkut Ke RSCM Menggunakan Forklift
-
Fajri, Pria Obesitas 280 Kg Dipindah Pakai Forklift dan Truk ke RSCM Jakarta, Usai RSUD Tangerang Angkat Tangan
-
Dirawat Intensif di RSCM, Fajri Pasien Obesitas 300 Kg asal Tangerang Ditangani Tim Dokter Spesialis
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut