Serang.suara.com - Fajri (27), pria obesitas yang memiliki berat badan mencapai 300 kilogram asal Kota Tangerang, telah diberikan perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta Pusat. Hal itu disampaikan oleh Sub Koordinator Humas RSCM, Yani Astuti melalui pesan singkat kepada redaksi Suara Serang pada Sabtu, (10/6/2023).
Yani mengatakan bahwa dirinya saat ini belum bisa memberikan informasi detail terkait perkembangan terkini kondisi Fajri. Namun, dia memastikan bahwa tim dokter telah ditugaskan untuk memeriksa kondisi pria asal Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah tersebut.
"Kami belum bisa memberikan update, karena tim yang terlibat sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh," ungkap Yani.
Namun Yani menyampaikan bahwa terkait perkembangan kondisi Fajri terbaru akan dikonfirmasi dalam konferensi pers yang akan diadakan pada hari Selasa (13/6/2023). Dalam konferensi pers tersebut akan dihadirkan tim dokter spesialis yang menangani Fajri.
"Estimasinya paling Selasa, karena tim perlu menyiapkan segala hal yang diperlukan, termasuk narasumber dan data terkait," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Fajri telah dipindahkan dari RSUD Kota Tangerang ke RSCM menggunakan forklift dan truk pemadam kebakaran. Karena bobot Fajri yang cukup besar, Petugas yang terlibat membantu pemindahan Fajri pun sempat mengalami kesulitan dalam memindahkan.
Proses pemindahan Fajri memakan waktu selama satu jam, dari pukul 19.00 hingga 20.00 WIB. Keputusan untuk merujuk Fajri ke RSCM diambil karena RSUD Kota Tangerang tidak memiliki peralatan medis yang memadai untuk menangan pasien obesitas seperti Fajri.
Saat masih dirawat RSUD Kota Tangerang, pihak Rumah Sakit mengkonfirmasi bahwa kondisi Fajri mulai membaik. Fajri sudah dapat duduk di atas kasur di ruang perawatannya, meskipun masih membutuhkan bantuan.
"Fajri sudah bisa duduk, tapi masih butuh alat bantu seperti penyangga," ujar Direktur Utama RSUD Kota Tangerang, dr. O.U. Taty Damayanti.
Baca Juga: RJ, WNA Australia Pelaku Penganiayaan Warga Simeulue Aceh Dideportasi
Selain itu, Fajri masih mengeluhkan rasa sakit dibagian kakinya akibat kecelakaan yang dialaminya. Selain faktor obesitas, Fajri juga tidak dapat bergerak banyak karena terdapat infeksi pada kakinya, akibat kecelakaan yang terjadi delapan bulan lalu yang membuat Fajri hanya bisa berbaring saja, sehingga berat badannya terus bertambah.
Taty menambahkan, terkait hasil pemeriksaan laboratorium dari cairan yang diambil dari tubuh Fajri menunjukkan kondisi yang normal.
"Hasil lab-nya baik dan normal, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kondisinya baik. Alhamdulillah, Fajri sudah sadar, bisa duduk, dan keluhan nyeri di kakinya agak berkurang karena telah mendapatkan pengobatan. Gula darahnya baik dan hasil laboratorium juga bagus," jelasnya.
RSUD Kota Tangerang bahkan membentuk tim khusus yang terdiri dari 10 dokter spesialis untuk memantau kondisi Fajri dengan berat badan 300 kilogram. Tim tersebut dipimpin oleh dokter spesialis penyakit dalam, Dr. Marsel, SpPD.
Penanganan pertama yang dilakukan oleh RSUD Kota Tangerang adalah mengatasi infeksi pada kakinya. Selanjutnya, pola makan Fajri diperbaiki dengan memberikan nutrisi yang bergizi.
"Kami melakukan tindakan untuk menurunkan berat badan dengan mengelola program perawatan yang stabil," tuturnya.
Tag
- # fajri dirawat intensif
- # fajri pasien obesitas
- # obesitas 300 kg
- # kondisi fajri
- # pria obesitas
- # kondisi fajri terbaru
- # rscm
- # forklift
- # truk pemadam kebakaran
- # bobot fajri
- # fajri obesitas
- # rsud kota tangerang
- # nutrisi
- # keterbatasan peralatan medis
- # digestif
- # vaskular
- # suara serang
- # seputar serang
Berita Terkait
-
Fajri Pasien Obesitas 300 Kg, Diangkat Lagi dengan Forklift untuk Dirujuk ke RSCM Menggunakan Truk Damkar
-
Foto-Foto Dramatis Proses Pemindahan Muhammad Fajri ke RSCM, Pasien Obesitas dengan bobot 300 Kg, Diangkat Forklift dan Dibawa Truk Damkar
-
Muhammad Fajri, Pria Bobot 300 Kg Dievakuasi Pakai Forklift
-
Keterbatasan Alat, RSUD Kota Tangerang akan Rujuk Fajri, Pria Berbobot 300 Kg ke RSCM
-
Detik-Detik Muhammad Fajri, Pria Dengan Bobot 300 Kg Berhasil Dievakuasi Damkar dengan Forklift
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar