Suara.com - Pertandingan antara Indonesia vs Argentina yang diselenggarakan Senin (19/6/2023) mendapat banyak perhatian dari masyarakat. Namun, di samping ramainya pertandingan tersebut ada hal lain yang membuat masyarakat salah fokus sebelum pertandingan dimulai.
Pasalnya putra Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda, Jan Ethes terlihat sebagai salah satu anak yang mendampingi pemain Argentina.
Jan Ethes mendapat kesempatan untuk mendampingi Kiper Argentina, Emiliano Martinez. Momen tersebut juga dibagikan langsung oleh sang ayah, Gibran Rakabuming di Twitter. Gibran Rakabuming mengunggah foto putranya yang terlihat di layar kaca berada di depan Emiliano Martinez.
"Malah nyasar sama Martinez," tulis Gibran Rakabuming dalam foto yang diunggah di akun Twitter pribadinya, Senin (19/6/2023).
Cuitan Gibran Rakabuming tersebut mendapatkan banyak respons dari warganet. Namun, bukan hanya respons positif yang diterima. Beberapa warganet justru malah nyinyir momen cucu Presiden Jokowi yang menjadi pendamping Kiper Argentina itu.
Warganet menilai kalau terpilihnya Jan Ethes sebagai salah satu pendamping pemain Argentina itu karena nepotisme. Hal tersebut yang membuat Jan Ethes dengan mudah mendapatkan kesempatan untuk menjadi pendamping Emiliano Martinez.
"Wuih nepotism dari bayi," cuit akun @noire172.
Melihat cuitan tersebut, beberapa warganet terlihat memiliki pendapat serupa. Bahkan, beberapa warganet menilai Gibran Rakabuming mengumbar privilege yang dimilikinya sehingga putranya itu mendapatkan kesempatan menjadi pendamping pemain Argentina.
"Udah gua bilang Indonesia sok-soan demokrasi, udah paling bener monarki absolut aja," tulis pemilik akun @pebr******ahid.
"Gini amat umbar privilege biar apa coba," komentar akun @bo****3_.
"Nepotism merambah ke dunia kids," balas akun @nab****m.
"Jadi penasaran anak-anak lainnya apakah anak atau cucu pejabat juga?" tulis akun @buk****uyah.
Sementara itu, beberapa warganet lainnya tampak membela Jan Ethes. Bahkan, warganet juga menyeret nama putra Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rafathar yang menolak tawaran menjadi pendamping karena takut dibully.
"Ini alesan Raffi ga mau Rafathar ngikut beginian .. karena bakalan abis dihujat..lagian makanya jadi walikota biar bisa kaya gini anak lu hahahha ..kalau engga walikota minimal jadi *nama besar* di Indonesia," bela pemilik akun @ac***nk.
"Udah bener Rafathar enggak mau, pedes bener bocah juga dijulidin," komentar akun @fir****yy.
"Netizen Indonesia ini emang mental pembully ya. Dia cuma anak kecil woy. Jadi tau alasan kenapa rafathar akhirnya gamau ikutan, karena ya tau sendiri nettizen Indonesia ini pembully handal yg tanpa sadar bisa aja ngebuat anak kecil trauma," balas akun @vir****ent.
"Pantes Rafathar gak jadi ngikut gituan, trauma dikatain sama netijen. Gak suka ama bapaknya mah gaknl suka aja, anaknya gak usah dinyinyirin juga heran," komentar pemilik akun @yvnd*******drwx.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
Argentina Road to Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum
-
Spanyol Road to Final Piala Dunia 2026: Ditahan Tim Debutan Kini Tantang Juara Bertahan
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung
-
Echa Waode Tuntut Natalius Pigai Jamin Hak LGBT: Negara Jangan Diam Lihat Rakyat Dipersekusi!
-
Sikat 1,5 Ton Bahan Narkoba, Pemasok Laboratorium 'Pil Jin' Semarang Diringkus di Cakung!
-
IKA Perikanan Unhas: Nelayan Harus Dilibatkan Sistematis dalam Penyelamatan Laut
-
Digembleng dengan Intensitas Tinggi di Bali, Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan di Piala AFF 2026