Suara.com - Andhika Pratama menceritakan kejadian menyeramkan yang pernah ia alami di jalan tol. Momen itu kemudian dibagikan kembali melalui akun TikTok kyai.kampung.
Kejadian ini terjadi sudah cukup lama, yakni sebelum dirinya menikah. Saat itu, ia tengah syuting di daerah Cibubur dan meminjam mobil omnya.
Selesai syuting pertama pukul 3 pagi, Andhika Pratama langsung bergegas pulang. Ia pun memutuskan untuk melaju kencang agar bisa tidur sebentar sebelum syuting sinetron kedua pukul 7 pagi.
Di Kebon Jeruk, Andhika Pratama kemudian menyadari sepatu yang harus ia pakai syuting di pagi hari tertinggal. Dengan kesal akhirnya ia memutuskan kembali ke Cibubur untuk mengambil sepatu tersebut.
Ketika kembali inilah ia kemudian melihat sesuatu yang cukup mengherankan. Pria kelahiran 1986 ini melihat seseorang yang tertidur di jalan.
"Di pintu tol Cibubur kan ada plang 500 meter Cibubur, tiba-tiba di situ tuh kayak ada orang tiduran di tol pak, di jalur paling kanan. Dari jauh gue udah ngelihat 'ini orang bukan ya?' Akhirnya gue menengah, pas gue mulai pelan-pelan, kayak gue nginjek sesuatu gitu," cerita Andhika Pratama.
Saat itu, ia tak terlalu yakin bahwa itu adalah orang atau korban kecelakaan. Akhirnya, keluar dari pintu tol Andhika berhenti di sebuah pom bensin.
"Gue beli minuman sambil gue lihat di ban gue, memang kayak ada bekas-bekas apalah baunya anyir gitu, tapi gue nggak tahu itu apa. Pokoknya nempel di ban serpihannya gitu," jelasnya.
Andhika kemudian menyiram bannya dengan air dan tiba-tiba seseorang menepuknya. "Habis nabrak ya mas?" tanya orang tersebut.
Baca Juga: 5 Tempat Paling Angker di Sumedang yang Penuh dengan Kisah Mistis
Andhika pun mengatakan tidak dan mengatakan bahwa remnya berbunyi sehingga perlu disiram. Saat itu, ia takut disangka penabrak.
"Oh, nggak soalnya di situ ada orang baru ketabrak tapi belum diangkat tuh kayaknya," kata orang tersebut.
Setelah itu, Andhika melanjutkan perjalanan mengambil sepatu dan kembali pulang. Benar saja di lokasi sebelumnya sedang ada korban kecelakaan yang diangkut ke ambulans.
Dua hari kemudian, Andhika menjemput sang ibu yang datang dari Malang. Ternyata ibunya memiliki kemampuan melihat sesuatu yang tak kasat mata.
"Lu habis nabrak ya?" tanya sang ibu saat masuk ke dalam mobil.
Andhika pun mengatakan tidak dan menceritakan apa yang terjadi. Ibunya pun bertanya ciri-ciri orang yang menegur Andhika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek