Suara.com - Labuan Bajo termasuk salah satu tempat wisata super prioritas di Indonesia dalam daftar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Tak heran kalau daerah tersebut sering jadi incaran lokasi wisata untuk liburan bersama keluarga juga teman dekat.
Terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT), wisata unggulan Labuan Bajo kebanyakan menyajikan memandangan indah dengan panorama pantai. Salah satu yang terkenal ialah Pulau Padar yang bisa menunjukan hamparan laut juga daratan kecil di sekitarnya.
Juga ada pantai-pantai lainnya di Labuan Bajo yang tak kalah cantik pemandangannya. Seperti Pink Beach, Pantai Waso, juga Pantai Waecicu. Nikmati di jernihnya air laut sambil ditemani pemandangan sunset.
Bila ingin melihat Labuan Bajo lebih dekat sari sisi masyarakat lokal, artinya harus berkunjung ke desa wisata di sana. Salah satu rekomendasi ialah Desa Wisata Wae Rebo di Kampung Satar Lenda, Kecamatan Satar Mese, Manggarai Barat.
Desa wisata ini terus berupaya menjaga keberlanjutan lingkungan dengan cara membatasi penggunaan listrik, mengolah makanan dari hasil kebun sendiri, serta menjaga kearifan lokal. Bahkan, Desa Wisata Wae Rebo juga masih menjaga tujuh rumah adat Mbaru Niang yang diakui sebagai situs warisan budaya dunia.
Selain mengunjungi Desa Wisata Wae Rebo, masih banyak desa wisata lain yang tidak kalah menarik dikunjungi saat liburan ke Labuan Bajo, yakni Desa Bena, Desa Wologai, Desa Cancar, atau Desa Tololela.
Ketika sudah berkunjung ke sana, jangan heran kalau ada beberapa budaya maupun cara komunikasi yang berbeda. Agar tidak mengalami culture shock, berikut tiga budaya khas masyarakat NTT yang berbeda dari kebanyakan daerah di Indonesia.
1. Suara besar bukan berarti marah
Rata-rata penduduk Labuan Bajo dan Flores umumnya terkenal bicara dengan suara yang keras. Itu bukan berarti mereka sedang marah, tetapi memang tipikal suaranya yang demikian.
Baca Juga: Foto Liburan Prilly Latuconsina Dinilai Terlalu Terbuka, Netizen Sarankan Tutup Aurat
2. Warung berarti tempat makan
Di Labuan Bajo, penyebutan warung biasanya digunakan untuk tempat makan seperti warteg. Sedangkan untuk istilah warung, bila yang dimaksud berupa toko kelontong yang menjual sembako, ucapkan kata kios.
3. Tidak ada kata maaf
Bukan berarti masyarakat Labuan Bajo tidak pernah mengakui kesalahan. Tetapi, lagi-lagi mereka juga punya istilah lain untuk mengutarakan permohonan maaf. Di Labuan Bajo dan Flores pada umumnya, masyarakat di sana mengucapkan 'jangan marah' atau 'neka rabo' dari bahasa Manggarai yang berarti 'maaf'.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
-
Sering Ngantuk saat Kerja? Coba 9 Tips Ini agar Tetap Fokus tanpa Harus Minum Kopi
-
6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
-
BPOM Temukan 11 Kosmetik Lokal Berbahaya, Cek Daftar Lengkapnya
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik pada 15 Juli 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Ivan Gunawan hingga Ruben Onsu Bicara Soal Reset Hidup: Bukan Sekadar Mengejar Kesuksesan
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 15 Juli 2026, Nasib Berangsur Membaik
-
Fantastica, Saat Imajinasi Tanpa Batas Menjadi Inspirasi Baru Fashion Indonesia
-
Flek Hitam di Wajah karena Apa? Ini 3 Krim Malam untuk Memudarkan Sesuai Review Pembeli