Suara.com - Rasa pedas sering kali menjadi kunci sajian nikmat bagi banyak orang. Meski demikian, makanan pedas tak boleh disantap secara berlebih karena dapat berdampak pada kesehatan.
Seorang wanita berbagi pengalamannya masuk rumah sakit lantaran terlalu sering makan pedas. Pengalaman itu ia bagikan melalui akun TikTok engelintannadi.
"Pengalaman ratu cabai yang otw bertaubat," tulisnya dalam caption video.
Awal mula ia pergi ke rumah sakit adalah ketika ia merasa sakit di bagian anus setiap buang air besar. Mengutip dari Alodokter, kolonoskopi adalah prosedur untuk mendeteksi luka, iritasi, polip, hingga kanker pada usus besar dan rektum.
"Aku mau share pengalaman aku melakukan tindakan kolonoskopi. Yang sama seperti aku, senang banget makan pedas, aku tuh kalau nggak ada cabai nggak bisa makan rasanya, please banget nonton video ini sampai habis," ucapnya di awal video.
Di awal video, ia menunjukkan harus memakan bubur yang hanya diberi kecap manis. Setelah itu, ia juga harus minum air yang dicampur dengan obat pencahar agar keesokan hari ususnya bersih.
Satu hari sebelum kolonoskopi, pasien memang diharuskan menyantap makanan lunak, meminum obat pencahar, dan berpuasa di malam hari. Hal ini agar proses kolonoskopi berjalan lancar.
Keesokan harinya, ia pun menjalankan kolonoskopi. Dirinya dibius terlebih dulu dan prosedur itu membutuhkan waktu selama 15 menit.
Dokter menyebutkan bahwa banyak luka di ususnya. Penyebab luka tersebut adalah makanan pedas dan sajian yang kurang bersih.
"Jadi aku harus taubat makan cabai, guys. Kalau video ini lewat di FYP kamu, berarti ini pertanda kamu untuk taubat makan cabai juga ya. Jangan sampai berlebihan," tandasnya.
Sementara itu, hingga Jumat (23/6/2023), unggahan ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 2 juta kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin