Suara.com - Pengusaha muda menjadi cita-cita sebagian besar mahasiswa. Untuk bisa jadi pengusaha, sejatinya tidak perlu mengeluarkan modal besar loh.
Agar semakin banyak mahasiswa jadi pengusaha muda, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha alias P2MW. Apa sih itu dan bagaimana cara mendapatkannya?
Program wirausaha untuk mahasiswa dinilai penting, karena pengusaha masih cukup rendah di Indonesia yakni 3,75 persen di bawah negara ASEAN. Padahal Thailand di angka 4,3 persen, Malaysia 4,7% dan Singapura 8,7%.
Padahal agar bisa masuk kategori negara maju, jumlah pengusaha berkisar 12% hingga 14% dari jumlah penduduk.
Program P2MW diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), dengan tujuan memperkuat ekosistem kewirausahaan di universitas atau perguruan tinggi.
"Program ini terdiri dari pembinaan, pendampingan serta pelatihan atau coaching usaha bagi mahasiswa peserta P2MW," ujar keterangan di situs Kemendikbud.
Program ini dianggap penting, karena perguruan tinggi adalah tempat membentuk, mencetak dan mendidik anak muda Indonesia sebagai generasi penerus.
Jenis usaha mahasiswa untuk bisa mengikuti P2MW terdiri dari 6 kategori yakni usaha makanan dan minuman, usaha budidaya, usaha industri kreatif seni budaya dan pariwisata, usaha jasa dan perdagangan, usaha manufaktur dan teknologi terapan, dan usaha bisnis digital.
"Mencetak sarjana tidak hanya perlu kompeten di bidang ilmu pengetahuan, tapi juga harus dibekali dengan softskill yang dibutuhkan di era Industri 4.0 maupun Society 5.0 termasuk juga semangat Entrepreneurship (kewirausahaan)," ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), Agustinus Agus Setiawan melalui keterangannya yang diterima suara.com, Kamis (29/6/2023).
Baca Juga: Ramai Soal Mahasiswa UGM Diusir dari Lokasi KKN karena Dugaan Mesum, Kampus: Tidak Benar!
Kabar baiknya, UPJ salah satu perguruan tinggi swasta alias PTS Banten yang terkenal sebagai KAMPUS pencetak wirausahawan muda, berkat program Pusat Unggulan bernama Jaya Launch Pad (JLP) ini, berhasil memperoleh pendanaan P2MW dari 6 proposal usaha mahasiswa yang diajukan.
Proposal kewirausahaan mahasiswa yang diajukan salah satu perguruan tinggi swasta alias PTS Banten ini, meraih pendanaan untuk 2 proposal usaha jasa dan perdagangan, 2 proposal usaha makanan dan minuman, dan 1 proposal jenis usaha Industri Kreatif, Seni, Budaya dan Pariwisata.
Sementara itu menjadi pengusaha dinilai sulit, karena pelakunya harus jatuh bangun merancang strategi dan pemasaran agar produk atau jasanya yang terjual. Berikut ini cara jadi pengusaha yang bisa diterapkan mengutip Forbes:
1. Pahami Arti Jadi Pengusaha
Menjadi pengusaha tidak sama dengan pekerja lepas, karena ini berarti membuka bisnis kecil seperti startup hingga bisa berkemban pesat dengan omset miliaran dolar.
2. Pilih Ide Bisnis
Jangan berpikir jadi pengusaha adalah cara instan, padahal seorang pengusaha umumnya akan menemukan masalah yang benar-benar ingin diselesaikan. Ide yang juga solusi dari masalah inilah yang akhirnya bisa berdampak luas dan besar bagi banyak orang.
3. Bangun Relasi
Jika ingin jadi pengusaha muda, mulailah membangun koneksi sebanyak mungkin. Jaringan inilah yang akhirnya bisa digunakan sebagai partner kerja, investor atau penasihat perusahaan sekalipun.
4. Uji Ide Bisnis
Menemukan ide tidak langsung bisa dieksekusi, karena harus diuji coba lebih dulu. Cobalah jual dan dapatkan feedback dari orang sekitar, atau orang yang berlalu lalang sekaligus.
5. Kumpulkan Uang
Ada beberapa uang yang tetap harus dikeluarkan sebagai bahan bakar atau agar arus kas tetap berjalan, saat bisnis belum stabil. Pastikan juga menggunakan uang dingin, atau uang di luar kebutuhan sehari-hari, juga bukan pakai dana darurat ya. Tapi benar-benar uang yang diinvestasikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun
-
Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus
-
Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural
-
Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan
-
Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup
-
Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana