Suara.com - Seorang warganet mengeluhkan catcalling yang selalu ia terima dari pekerja proyek di Mojo, Solo. Keluhan itu ia sampaikan secara anonim lewat akun Twitter UNSfess_.
Ia mengatakan, para pekerja itu sering kali melakukan catcalling setiap dirinya keluar atau masuk ke kos yang berada sangat dekat dengan proyek tersebut. Tak hanya itu, ia sering ditertawai, diperhatikan dari ujung kepala hingga ke kaki, bahkan digoda dengan kata-kata yang tak menyenangkan.
Perlakuan tak menyenangkan itu ia alami bahkan dari membuka gerbang hingga naik ke tangga kos. Tentunya, hal ini membuat warganet tersebut merasa tak nyaman.
"Capek banget ya setiap keluar kos harus di-catcalling, dilihatin atas sampai bawah, diketawain, digoda-goda yang nggak-nggak, pas masuk kos dilihatin dari pas buka gerbang sampai masuk dan naik ke tangga juga dilihatin serombongan," tulis warganet itu.
Ia kemudian juga meminta informasi soal kontak mandor untuk memberikan keluhan secara langsung. Pasalnya, ia sudah lelah terus mengangis karena perlakuan tersebut.
"Please info kontak mandornya, dong. Aku udah capek nangis. Proyek Mojo meresahkan," tutupnya.
Cuitan itu kemudian cukup viral usai disukai oleh lebih dari 2 ribu akun. Hingga akhirnya, keluhan tersebut sampai ke Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Tak sampai 2 jam, putra sulung Presiden Jokowi itu langsung bertanya di mana tepatnya lokasi proyek dengan kuli yang meresahkan itu.
"Lokasi di mana?" tanya Gibran sambil mengutip cuitan tersebut.
Baca Juga: Gelar Silaturahmi di Solo, Relawan Jokowi Dorong Gibran Maju Cawapres 2024
Cuitan Gibran ini sontak menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan tersebut.
"Please ini bapak wali kota terkeren yang mau merespons terkait catcalling yang dinormalisasikan di Indonesia. Panjang umur Pak Wali," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Coba polisi di negara kita kayak Mas Gibran. Kan enak, RT RW, lurah, camat, bupati, gubernurnya bisa fokus di hal lain," ujar warganet ini.
"Gercep banget mas wali ini, tapi mohon ya pak yang ditindak tegas yang benar-benar ngelakuin, yang nggak tahu apa-apa biarin tetap kerja," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Kamis (6/7/2023), cuitan Gibran Rakabuming Raka sudah disukai oleh lebih dari 8 ribu akun di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung
-
Macam-Macam Bedak Viva dan Kegunaannya, Harganya Mulai Rp3 Ribuan Saja
-
Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?
-
Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan
-
Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen
-
Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak
-
Sunscreen Skintific Apakah Ada di Indomaret? Ini 2 Jenis yang Tersedia
-
Bersih-bersih Lapas Cipinang, Puluhan Napi Kelas Kakap Dipindah ke Nusakambangan
-
Feng Shui Kamar Mandi di Lantai 2 Atas Dapur, Benarkah Tidak Baik?
-
Omon-omon Donald Trump: Saya Kasih Rp80 Juta Per Orang Syaratnya Republik Menang Pemilu