Suara.com - Bukan cuma ikan shishamo asal Jepang yang cukup mahal, ternyata Rayyanza Malik Ahmad atau Cipung juga cukup merakyat karena gemar menikmati ikan lele. Hal tersebut diunggah sang pengasuh, Suster Rini di akum Instagramnya baru-baru ini.
Dalam video tersebut, putra Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu tampak lahap menikmati satu ekor ikan lele yang digoreng dengan nasi. Rayyanza Cipung bahkan menyuap sendiri makanan tersebut ke mulutnya dengan tangan.
"Masyaallah tabarakallah apapun makanan yang sangat merakyat yang penting bersyukur jadi semuanya akan terasa nikmat," tulis Suster Rini seperti yang dikutip Jumat (7/7/2023).
Postingan tersebut langsung mendapatkan perhatian banyak warganet. Terlebih, terakhir kali balita 1,5 tahun ini terlihat menikmati ikan shishamo dengan lahap, tak sedikit fans yang penasaran jufa mengikutinya.
Bahkan, ikan shishamo sempat popuker di media sosial. Tak hanya anak-anak tapi juga orang dewasa ikut memasak dan mencobanya. Karena kali ini pilihannya lebih merakyat, tak sedikit para ibu yang merasa bersyukur, karena menu Rayyanza Cipung cukup mudah untuk diikuti.
"Abis ini pada rame2 ngikutin adek makan lele goreng," ujar @orchxxxxxx.
"Kemaren ikan shishamo langsung viral dimakan adek, akankah berlaku sama dengan ikan lele?," tanya @fitrxxxxxx.
"Bentar lagi ada yang bikin konten kandungan gizi ikan lele yang dimakan Rayyanza," kata @indaxxxxx.
"Gw yakin harga lele di pasaran langsung naik," ucap @nopaxxxxx.
Baca Juga: Sosok Pengasuh Rayyanza Cipung Ungkap Pengalaman Tidur Bareng Nagita Slavina
Dikutip Halodoc, ikan lele diketahui memiliki kadar asam lemak omega-3 yang tinggi, yang menjadikannya bermanfaat untuk dikonsumsi. Asam lemak omega-3 pada ikan lele dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung.
Berikut ini manfaat ikan lele sebagai menu makanan pada balita yang sayang untuk dilewatkan:
1. Sebagai sumber asam lemak omega-3
Asam lemak omega-3 memiliki manfaat potensial dalam menjaga kesehatan jantung dan membantu fungsi otak yang baik. Manfaat tersebut tentunya juga diperlukan untuk bayi, demi perkembang jantung dan fungsi otaknya. Omega-3 dalam ikan lele ada dalam bentuk EPA (asam eikosapentanoa) dan DHA (Asam dokosaheksaenoat ), yang tersedia secara hayati, serta mudah diserap oleh sistem tubuh.
2. Tidak atau sedikit kontaminasi merkuri
Kontaminasi merkuri pada ikan dan makanan laut bisa menimbulkan beragam masalah kesehatan. Merkuri diketahui mudah menumpuk di dalam tubuh dan dapat menyebabkan neurotoksisitas dan gangguan perkembangan pada anak-anak. Jika ikan laut memiliki konsentrasi merkuri yang lebih banyak, maka tidak dengan ikan lele.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi
-
Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT