Dalam nikah siri, pasangan memiliki kebebasan lebih dalam menentukan ritus, tradisi, dan tata cara pernikahan yang sesuai dengan keyakinan agama atau budaya mereka.
Mereka dapat mengatur acara pernikahan sesuai dengan keinginan mereka sendiri.
Pertimbangan privasi
Salah satu kelebihan yang dimiliki nikah siri lainnya seperti yang dilakukan Della Puspita dan Arman Wosi adalah memberikan pasangan privasi yang lebih besar.
Beberapa pasangan mungkin memilih nikah siri untuk menjaga kerahasiaan atau untuk menghindari perhatian yang berlebihan dari masyarakat atau keluarga.
Kekurangan nikah siri
Berikut adalah beberapa kekurangan nikah siri yang perlu Anda pertimbangkan
Tidak diakui secara hukum
Nikah siri tidak diakui secara hukum di banyak negara, termasuk Indonesia. Artinya, pasangan yang melakukan nikah siri tidak mendapatkan perlindungan hukum yang sama seperti pasangan yang menikah secara resmi.
Baca Juga: Menikah dengan Arman Wosi, Della Puspita Bantah Merebut Suami Orang
Mereka mungkin tidak memiliki hak-hak dan kewajiban hukum yang sama, termasuk hak waris, perlindungan hukum terhadap perceraian, atau manfaat sosial dan finansial yang terkait dengan pernikahan resmi.
Ketidakpastian dan ketidakstabilan
Tanpa catatan resmi atau perlindungan hukum, nikah siri dapat meninggalkan pasangan dalam situasi yang tidak pasti dan tidak stabil.
Jika terjadi perpecahan atau perselisihan di antara pasangan, sulit untuk menyelesaikan secara hukum tanpa adanya catatan pernikahan yang sah.
Stigma sosial
Di beberapa masyarakat, nikah siri masih dianggap sebagai pernikahan yang tidak sah atau tidak diakui secara sosial.
Pasangan yang melakukan nikah siri mungkin menghadapi stigma, diskriminasi, atau penolakan dari keluarga, teman, atau masyarakat umum.
Keterbatasan keuangan dan manfaat sosial
Dalam beberapa kasus, pernikahan resmi dapat memberikan manfaat sosial, finansial, dan perlindungan yang tidak tersedia dalam nikah siri.
Misalnya, pasangan yang menikah secara resmi dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan manfaat asuransi, pensiun, tunjangan keluarga, atau manfaat sosial lainnya.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove
-
Bedak Padat Purbasari Bisa Dipakai untuk Umur Berapa? Lengkap dengan 4 Keunggulannya
-
Beda Cream, Liquid, dan Powder Blush: Kenali Tekstur, Hasil Akhir, dan Cara Pakainya
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli
-
Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit
-
3 Bedak Tabur Wardah Terlaris di Shopee, Kualitas Bagus Menurut Review Pengguna