Suara.com - Oscar Lawalata belum lama ini resmi mengganti nama menjadi Asha Smara Darra. Ia juga mengubah seluruh identitas administrasinya menjadi perempuan di Indonesia.
Baru-baru ini dalam pembicaraannya di talkshow Kick Andy, Asha Smara Darra menjadi sorotan warganet. Pasalnya, ia membongkar kalau banyak pria straight yang sebenarnya menyukai perempuan transgender atau transpuan.
Menurut kakak Mario Lawalata ini, pria straight lebih menjadi sisi feminin pada pasangannya. Sementara sisi feminin ini juga bisa ditunjukkan oleh pria yang memutuskan menjadi transgender. Oleh sebab itu, banyak pria straight yang menyukai perempuan transgender.
"Ada statement menarik dari Asha, bahwa pria yang tertarik pada perempuan transgender adalah pria normal, sementara banyak persepsi masyarakat ini prianya pasti nggak normal juga. Gimana menjelaskannya?" tanya Andy dikutip dari TikTok @breaking_newsindonesia, Senin (10/7/2023).
"Iya ini sebenarnya saya bertemu langsung kan, maksudnya saya berkencan langsung dengan pria-pria ini baik di Indonesia (atau luar negeri) pun. Pada akhirnya pria ini melihat femininnya, rasa femininnya bukan jenis kelaminnya. Jadi ada laki-laki yang menyukai persona itu dari sisi feminin personal itu," jawab Asha.
Oleh sebab itu, para pria tersebut tidak melihat penampilan, tetapi sisi feminin yang muncul. Biasanya ini dapat terlihat dari interaksi yang terjadi antara pria straight itu dengan perempuan transgender.
"Jadi dia tidak melihat lagi alat kelaminnya (seksnya), tapi appearencenya (tampilannya), cara berpikirnya, cara dia kehalusannya, ya itu tadi femininnya. Itu yang dilihat sehingga bisa terjadi interaksi sampai ke lain-lainnya, akhirnya menjadi sebuah hasrat dan sebagainya. Dan itu rata-rata memang laki-laki hetero (yang mendekat)," ungkap Asha.
Melansir laman Queer Forty, pria straight menyukai perempuan transgender karena sifatnya yang hiperfeminin. Profesor asosiasi Departemen Gender dan Seksualitas UC Riverside, Brandon Andrew Robinson mengatakan, maskulinitas mendorong hasrat pria untuk mendominasi. Hal ini yang membuat pria menginginkan perempuan transgender.
Selain itu, perempuan transgender juga lebih ekspresif terhadap sifat feminin. Sementara beberapa pria sangat menyukai hal tersebut.
Baca Juga: Oscar Lawalata Pilih Jadi Perempuan Seutuhnya dan Mengganti Semua Dokumen dengan Identitas Baru
Menurut beberapa pria, sesuatu yang feminin akan menarik meskipun perempuan itu mungkin masih memiliki Mr P. Pasalnya, sisi feminin tidak dilihat dari alat kelamin yang dimilikinya.Tidak hanya itu, pria straight juga menilai kalau perempuan transgender lebih menurut dibandingkan perempuan umumnya.
Hal ini membuat pria straight merasa tidak perlu melakukan pendekatan atau berpacaran untuk berhubungan dengan perempuan transgender. Hal-hal tersebut yang menjadi alasan mengapa sebagian pria straight bisa menyukai perempuan transgender.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim