Suara.com - Pedangdut Jenita Janet dan suaminya Danu Sofwan masih berusaha lakukan berbagai cara demi bisa mendapatkan anak. Keduanya yakin masih bisa memiliki momongan secara hamil alami karena telah dinyatakan oleh dokter kalau kesuburan mereka baik.
Jenita Janet curhat kalau berbagai cara dan saran dari orang di sekitarnya telah dia coba. Namun ada satu cara yang sampai saat ini belum dicoba ialah mandi hujan bareng. Janet dan suami dapat kabar kalau air yang turun dari langit itu bisa memberikan momongan.
"Katanya ada pendapat kita berdua hujan-hujanan. Entah itu benar apa nggaknya. Katanya (air hujan) bisa mengaktifkan lagi sel-sel di dalam tubuh. Itu kata salah satu ustaz, ikhtiar seperti itu," terang Jenita Janet.
Meski belum pernah mencoba, Jenita Janet percaya bahwa air hujan merupakan rahmat dari sang pencipta.
"Ketika Allah menurunkan hujan di situ Allah menurunkan rahmat. Dan disitu kita harus berdoa," katanya.
Anggapan air hujan bisa membantu pasangan suami istri mendapatkan momongan sebenarnya telah beredar lama di masyarakat Indonesia. Sayangnya, rumor tersebut sebenarnya tidak benar.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI juga pernah menghilangkan konten-konten di media sosial yang menyebarkan informasi terkait hal itu.
Salah satunya yang sempat beredar Facebook pada 2022 lalu. Tersebar kolase empat foto dengan narasi bahwa mandi air hujan bersama dapat digunakan suami istri untuk memprogram kehamilan.
Lewat situsnya Kominfo RI menegaskan kalau informasi dari konten tersebut tidak benar alias hoaks. Tidak ada kaitannya antara mandi hujan dengan istri bisa cepat hamil.
Baca Juga: Curhat Soal Cerita Lama, Inara Rusli Singgung Pergaulan Anak Band dan Geng Motor
Di sisi lain, air hujan sendiri termasuk air yang bisa digunakan untuk bersuci, menurut anjuran Islam.
Dikutip dari NU Online, dalam madzhab Imam Syafi’i para ulama membagi air menjadi empat kategori masing-masing beserta hukum penggunaannya dalam bersuci. Keempat kategori itu adalah air suci dan menyucikan, air musyammas, air suci namun tidak menyucikan, dan air mutanajis.
Air hujan termasuk dalam kategori air suci dan menyucikan. Artinya zat air tersebut suci dan bisa digunakan untuk bersuci. Air ini oleh para ulama fiqih disebut dengan air mutlak.
Ibnu Qasim Al-Ghazi mengatakan ada tujuh jenis air yang termasuk dalam kategori suci dan mensucikan, yakni air hujan, air laut, air sungai, air sumur, air mata air, air salju, dan air dari hasil hujan es.
Ketujuh macam air itu disebut sebagai air mutlak selama masih pada sifat asli penciptaannya. Bila sifat asli penciptaannya berubah maka tak lagi disebut air mutlak dan hukum penggunaannya pun berubah.
Hanya saja perubahan air bisa tidak menghilangkan kemutlakannya apabila perubahan itu terjadi karena air tersebut diam pada waktu yang lama, karena tercampur sesuatu yang tidak bisa dihindarkan seperti lempung, debu, dan lumut, atau karena pengaruh tempatnya seperti air yang berada di daerah yang mengandung banyak belerang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas
-
Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup
-
4 Sepatu Wanita Slip On TOMS untuk Tampilan Kasual dan Trendi, Nyaman Dipakai Kapan Saja
-
Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu
-
4 Rekomendasi Sunscreen SPF 35 untuk Anak Sekolah, Ringan tapi Tetap Melindungi
-
6 Hikmah Tradisi Munggahan Sebelum Puasa Ramadan untuk Umat Muslim
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 95 Revisi 2023: Soal Hikayat Si Miskin
-
5 Cushion High Coverage untuk Menutup Ketidaksempurnaan Kulit Usia 40 Tahun, Bye Noda Hitam
-
Bagaimana Cara Memilih Cushion yang Tidak Menyebabkan Jerawat? Cek 3 Rekomendasi Produknya
-
Kapan Waktu Tepat Munggahan Ramadan 2026? Cek Jadwal Ideal di Sini!