- Media sosial menciptakan risiko utama di mana popularitas konten mengalahkan validitas ilmiah dalam rekomendasi produk perawatan kulit.
- Banyak konsumen memilih produk kecantikan berdasarkan tampilan visual konten, bukan berdasarkan bukti klinis bahan aktif produk tersebut.
- Majestic Cosme mengadakan kampanye "Beauty Talks" di Jakarta untuk mengembalikan edukasi ilmiah perawatan kulit melalui konsultasi pakar.
Suara.com - Media sosial kini bukan lagi sekadar tempat berbagi momen, melainkan titik awal munculnya tren kecantikan baru. Namun, platform ini juga sering kali menjadi sarang mitos dan informasi palsu (fake news) seputar perawatan kulit.
Di ranah digital, konten kecantikan mampu menembus puluhan miliar tayangan, mempertemukan klaim ilmiah dengan trik pemasaran. Ketika algoritma yang menetapkan aturannya, masyarakat dihadapkan pada 3 (tiga) risiko utama dalam memilih produk skincare:
1. Popularitas Mengalahkan Keamanan Ilmiah
Algoritma media sosial menentukan siapa melihat apa dan seberapa cepat. Risikonya, konten yang paling banyak ditonton sering kali bukanlah konten yang aman atau valid secara ilmiah, melainkan sekadar yang paling viral. Kekuatan kini bergeser dari "keahlian medis" menjadi sekadar "visibilitas".
2. Tampilan Visual yang Menipu Fakta
Angka berbicara sendiri: menurut data National Library of Medicine, 51% wanita menemukan produk baru melalui platform digital. Berbahayanya, dalam 91,3% kasus, kepercayaan konsumen terhadap sebuah produk kosmetik hanya didorong oleh kemasan atau tampilan visual dari konten video tersebut, bukan karena bukti klinis bahan aktifnya.
3. Algoritma Bertindak Menggantikan Dokter
Ketika sains dan storytelling bercampur baur, batasan antara "fakta" dan "mitos" menjadi kabur. Akibatnya, banyak pengguna yang mengandalkan video berdurasi singkat sebagai pengganti sesi konsultasi profesional, yang pada akhirnya mengekspos mereka pada risiko kesehatan kulit.
Mengubah Ruang Publik Menjadi Laboratorium Edukasi
Baca Juga: Puasa buat Perubahan Fisiologis, Begini Tips Jaga Kesehatan Kulit dari Skincare dan Asupan Nutrisi
Menyadari bahaya saat algoritma bertindak layaknya dokter, dibutuhkan sebuah "laboratorium edukasi" di dunia nyata untuk melawan para "guru kecantikan palsu". Berangkat dari keresahan inilah, Majestic Cosme mengambil langkah proaktif untuk mengembalikan sains ke tangan ahlinya.
Sebagai merek perawatan kulit dari Jepang di bawah naungan PT Mirai Group Japan, Majestic Cosme tidak ingin masyarakat sekadar ikut-ikutan tren. Melalui kampanye “Beauty Talks”, pelopor solusi anti-aging berbasis teknologi stem cell yang terdaftar di BPOM ini mengubah berbagai pusat perbelanjaan di Jakarta menjadi arena edukasi publik.
Alih-alih membiarkan konsumen menelan mentah-mentah tren viral, Majestic Cosme membawa keahlian medis langsung ke hadapan masyarakat. Menggandeng pakar kecantikan ternama, dr. Ika Ayu, M.Biomed. (AAM) dan dr. Resti Putri, Dipl. CIBTAC, AAAM, acara ini bertujuan membedah mitos kecantikan dan menjelaskan efek nyata dari formulasi kosmetik dengan bahasa yang mudah dipahami.
Salah satu fokus utama yang diluruskan dalam edukasi ini adalah miskonsepsi seputar stem cell. Para ahli menjelaskan secara transparan mengapa penggunaan bio-identical peptide yang dikembangkan Majestic Cosme merupakan alternatif stem cell yang terbukti secara saintifik, aman, dan mematuhi regulasi BPOM, berlawanan dengan klaim-klaim kosmetik viral yang kerap tidak berizin.
“Konten viral memang menciptakan rasa penasaran, namun kredibilitas sejati hanya terbangun ketika kita bisa menjelaskan secara ilmiah mengapa sebuah produk itu bekerja atau tidak,” ujar Ismail Zein El Dine, CEO Mirai Group Japan.
"Saat video singkat di media sosial mencoba menggantikan konsultasi ahli, tantangan kami adalah mengembalikan keahlian medis ke tengah masyarakat. Kami ingin menemani perjalanan perempuan mendapatkan kulit sehat dan awet muda melalui produk yang teruji secara saintifik," terangnya lagi.
Di era di mana kulit menjadi konten dan kota menjadi panggungnya, perawatan kulit bertransformasi menjadi fenomena budaya sekaligus edukasi. Sepanjang bulan Februari hingga awal Maret, Majestic Cosme telah menjemput bola menemui para pencinta kecantikan di lima lokasi strategis: ASHTA District 8, Grand Indonesia, Sportindo Pondok Indah Golf, Kota Kasablanka, dan Pondok Indah Mall 3.
Di lokasi-lokasi tersebut, konsumen tidak sekadar melihat produk, tetapi difasilitasi untuk berkonsultasi langsung dengan ahlinya. Langkah Majestic Cosme ini memberikan pesan yang jelas: keahlian medis dan nilai nyata (real value) akan selalu menang dalam jangka panjang, bahkan ketika tren viral di media sosial bergerak lebih cepat daripada para ahli.
Berita Terkait
-
Wajah Auto Cerah Sebelum Lebaran Idulfitri! 4 Serum Terbaik Pudarkan PIH
-
8 Rekomendasi Skincare Terbaik Mencerahkan Wajah di Alfamart, Wajah Glowing Gak Harus Mahal!
-
4 Sheet Mask Korea Tea Tree untuk Kulit Berminyak Atasi Jerawat dan Iritasi
-
5 Moisturizer Soybean untuk Jaga Hidrasi dan Skin Barrier Saat Puasa
-
4 Toner Trehalose Berikan Hidrasi Ekstra agar Cegah Kulit Kering saat Puasa
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Tips Feng Shui Kamar Tidur agar Rezeki Mengalir, Jangan Salah Taruh Cermin
-
Tak Cuma Kulineran, Ini Destinasi 'Wajib Singgah' di PRJ 2026 yang Banjir Hadiah
-
Rosemary Oil untuk Apa? Ini Manfaat Bagi Rambut dan Cara Pakainya
-
Ajak Anak Jadi Generasi Bijak Plastik Sejak Dini, Mulai dari Kebiasaan Pilah Sampah
-
Mencari Ruang Jeda di Tengah Ketidakpastian Global: Mengapa Sanctuary Jadi Tren Liburan Masa Depan?
-
5 Brow Gel Terbukti Tahan Lama dan Waterproof, Lengkap dengan Harganya
-
4 Bedak Viva Cosmetics Paling Laris di Shopee, Harga Murah Mulai Rp3 Ribuan
-
5 Zodiak Dikenal Paling Gampang Selingkuh, Ada yang Hobi Tebar Pesona
-
Langganan Folaplay dan MAXStream TV Bayar Berapa? Streaming Resmi Piala Dunia 2026
-
5 Sunscreen yang Mencerahkan dan Gak Bikin Dempul Sesuai Review Pengguna