Suara.com - Memakai baju atau aksesoris dengan motif batik telah umum digunakan. Tetapi bagaimana jika motif batik juga digunakan pada interior rumah? Apakah nuansa modern bisa tetap terasa bila dipadukan dengan budaya tradisional batik?
Interior rumah serba batik itu bisa disaksikan di pameran Gelar Batik Nusantara (GBN) 2023 yang akan digelar oleh Yayasan Batik Indonesia. Setelah tiga tahun absen akibat kondisi Pandemi Covid-19, pameran GBN tahun ini langsung dibuat berbeda, salah satunya dengan dibuatnya pameran interior rumah serba batik.
"Kami akan menampilkan sebuah rumah, di mana dalam rumah paling utama itu ada kamar tidur kemudian living room dan dining room. Di tiga lokasi itu kita perlihatkan kecantikan sebuah rumah kalau batik jadi ornamen, tidak hanya jadi sarung bantal, tapi kita juga gunakan batik di meja, kursi makan, bisa dilihat gimana kecantikan batik saat ditampilkan," tutur Ketua pelaksana GBN 2023 Diana Santosa saat konferensi pers di Senayan Spark, Jakarta, Rabu (26/7/2023).
Selain itu, batik juga akan ditampilkan jadi hiasan dinding yang dikombinasi dengan motif modern kekinian. Juga batik sebagai bed cover di tempat tidur hingga menjadi karpet. Pembuatan interior itu bekerja sama dengan tiga desainer Agam Riyadi, Anita Boentarman, dan Hardian Thomas yang berkolaborasi bersama para pengrajin batik.
"Kita ingin kenalkan gimana furniture dikombinasikan dengan batik, bukannya jadi kuno tapi menarik," imbuhnya.
GBN 2023 kali ini akan menjadi pameran ke-12 yang digelar Yayasan Batik Indonesia. Diana mengatakan, tema pameran kali ini berupa 'Batik Bangkit', bertujuan sebagai ajakan kepada para pengrajin batik untuk kembali bangkit pasca kondisi Pandemi Covid-19 yang sempat menurunkan daya jual.
Pameran akan digelar pada 2-6 Agustus 2023 di Senayan Spark, Jakarta. Diklaim sebagai pameran batik terbesar, acara itu akan menampilkan karya dari 250 lebih pengrajin batik dari berbagai daerah.
"Kami juga selalu angkat satu batik dari satu daerah tertentu. Tahun ini kami akan angkat batik Indramayu karena tahun ini telah dapat predikat Indikasi geografis dari Kemenkumham sebagai batik tulis complongan. Sebagai yayasan kewajiban kami membantu untuk kenalkan batik yang punha ciri khas secara bergantian. Harapannya bisa dikenal oleh masyarakat," tutur Diana.
Batik complongan khas Indramayu dinilai unik karena berbeda dari kebanyakan batik dari daerah lain. Nantinya pengunjung juga bisa melihat proses pembuatan batik complongan tersebut di pameran.
Selain mengangkat keunikan motif batik complongan, Diana mengatakan bahwa tujuan memperkenalkan batik khas Indramayu juga untuk kembali memopulerkan daetah tersebut kepada wisatawan.
"Kami juga ingin bangkitkan batik Indramayu. Karena salah satunya Indramayu tidak dilewati traveler karena sudah ada jalan tol. Pada saat saya berkunjung ke Indramayu banyak keluhan dari pengrajin kalau pasar jadi sepi, padahal batiknya cantik. Kewajiban Yayasan Batik Indonesia mengenalkan batik tersebut," kata Diana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya