Suara.com - Langit Indonesia kedapatan fenomena alam langka berupa Bulan Purnama Super atau Supermoon yang kedua kalinya tahun ini pada 1 Agustus 2023. Fenomena Supermoon kali ini disebut dengan fenomena Sturgeon Moon atau Bulan Sturgeon.
Fenomena Supermoon pertama di Indonesia sebelumnya terjadi pada 3 Juli lalu. Pemandangan bulan penuh itu bisa dilihat secara mata telanjang dari langit malam, tetapi terganting dari cuaca masing-masing daerah.
Dikutip dari Space, supermoon merupakan fenomena alam di mana posisi bulan lebih dekat jaraknya dengan bumi. Itu sebabnya bentuk bulan akan lebih jelas, besar, dan lebih terang dari biasanya.
Ada sekitar 30 persen kecerahan bulan dan peningkatan 14 persen pada cakram bulan yang terlihat dari bumi. Penyebab terjadinya fenomena itu juga karena orbit bulan yang mengelilingi bumi tidak membentuk lingkaran sempurna. Melainkan berbentuk elips dan tampak seperti lingkaran memanjang atau oval, sehingga ada saat-saat bulan lebih dekat ke bumi.
Fenomena Supermoon diketahui terjadi ketika bulan berada pada fase bulan purnama dari siklus lunar 29,5 hari dan berada di Perigee atau titik terdekat dengan bumi dan orbitnya.
Situs Almanac juga menyebut kalau akan terjadi dua fenomena Supermoon pada bulan Agustus 2023. Pertama, Sturgeon Moon yang puncaknya terjadi pada Selasa, 1 Agustus 2023. Kemudian kedua diperkirakan akan muncul Blue Moon pada 30 Agustus 2023.
Selain fenomena bulan, bulan ini juga akan terjadi fenomena hujan meteor Perseid yang diperkirakan terjadi pada 11 hingga 12 Agustus 2023. Peristiwa itu diklaim akan jadi salah satu yang terbaik di tahun 2023, karena menampilkan meteor yang cerah dan sering berekor panjang dengan kecepatan 50 hingga 100 km per jam.
Untuk menyaksikan itu disarankan untuk pergi ke lokasi yang gelap dan menunggu sekitar 15 menit agar indera penglihatan beradaptasi terlebih dahulu, sehingga dapat melihat hujan meteor tersebut.
Baca Juga: Apa Itu Supermoon? Ketahui Dampak Fenomena Bulan Purnama Malam Ini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kemenperin Optimistis Industri Sportswear Melaju, Nilai Pasar Capai Rp58,6 Triliun pada 2030
-
5 Ide Kegiatan Hari Pramuka yang Seru, Inovatif dan Kekinian Selain Upacara
-
Purbaya Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 101,1 Triliun per Semeter I 2026
-
Daftar Kode Voucher Shopee x BRI 7.7 Terbaru, Diskon hingga 20 Persen!
-
BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri
-
Superkomputer Prediksi Indonesia vs Vietnam: Duel Sengit, Skor Imbang Jadi Skenario Terkuat
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Menanti Waktu Penutupan TPS Liar Kramat Jati usai Kebakaran
-
Amran Wajibkan Pabrik Gula Rafinasi Punya Kebun, Pengamat: Sulit Direalisasikan
-
Turis Asing ke RI Tembus 7,45 Juta, Tertinggi Sejak 2019