Suara.com - Korea Selatan jadi salah satu negara tujuan masyarakat Indonesia untuk lakukan operasi plastik (oplas) wajah demi mengejar standar cantik. Inspirasi wajah yang dinilai proporsional bagi pasien oplas tersebut rupanya telah berganti. Bahkan bukan lagi selalu merujuk pada artis atau idol Korea Selatan seperti Song Hye Kyo hingga Jennie Blackpink.
Hal tersebut diungkapkan oleh dokter bedah plastik asal Gangnam, Korea Selatan, Dokter Song Hyungmin. Menurutnya, tren mengikuti kecantikan artis maupun idol KPOP terjadi beberapa tahun lalu.
"Dulu 7 sampai 8 tahun lalu memang semua serentak bilang 'saya mau dong hidung kaya Song Hye Kyo' atau pun beberapa tahun belakangan ini ada juga yang 'saya mau mata kaya Jennie Blackpink'," ungkap dokter Song saat peluncuran Klinik New Look by Dokter Song Hyungmin di Jakarta, Jumat (4/8/2023).
Sedangkan tren saat ini, pasien oplas yang datang ke Korea Selatan justru lebih sering menunjukan foto influencer atau selebgram di media sosial yang belum tentu seorang artis atau idol KPOP.
"Belakangan ini orang bawa foto influencer atau seleb di Instagram. Saya sendiri sampai bingung ini siapa," ujarnya.
Dokter Song diklaim telah menangani lebih dari 2 ribu orang Indonesia untuk operasi plastik sejak 10 tahun lalu. Dia mengungkapkan bahwa pasien dari Indonesia selalu mengatakan ingin cantik sebagai tujuan dari oplas.
Demi target tersebut, pasien oplas dari Indonesia bahkan rela wajahnya lebam atau bengkak pasca operasi, asalkan hasil akhirnya sesuai dengan keinginannya. Anggapan itu sangat bertolak belakang dengan pasien orang Korea Selatan sendiri yang lebih memilih agar luka operasi bisa cepat sembuh.
"Ada perbedaan di antara pasien Korea dan Indonesia. Kalau Korea gak mau terlalu bengkak, mau cepat pulih. Beda dengan pasien Indonesia, gak apa-apa memar, gak apa-apa bengkak, yang penting hasilnya pasti," ungkap dokter Song.
Itu sebabnya, dia pun membedakan cara oplas antara orang Korea dengan Indonesia.
Baca Juga: Seperti Luncinta Luna, Ini Alasan Orang Kecanduan Operasi Plastik
"Cara operasinya agak berbeda. Orang Indonesia mau sekaligus beres semua, jadi pembedahan lebih dalam. Itu adalah cara yang saya lakukan seperti itu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Apakah Boleh Menangis di Makam saat Ziarah? Ini Adab Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? 4 Rekomendasi Tabir Surya Mengandung Niacinamide
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
4 Sunscreen Tanpa Kandungan Alkohol dan Parfum, Minim Risiko Kulit Iritasi
-
5 Moisturizer Alternatif Cerave untuk Atasi Skin Barrier Rusak, Kulit OTW Mulus Kembali
-
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
-
4 Skincare Lacoco untuk Hempaskan Noda Hitam, Brand Lokal Rasa Premium
-
Setelah Serum Boleh Pakai Moisturizer? Ini 5 Pelembap Terbaik yang Mudah Menyerap
-
BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
-
Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam