Suara.com - Prestiasi membanggakan berhasil diukir oleh Kelompok Misi Budaya "Anandita Naraya Nusantara" dari SMP Labschool Kebayoran. Mereka berhasil meraih penghargaan tertinggi ajang International Competition and Folklore, Dance and Music Festival "RIMINI FEST" yang berlangsung di Italia dari tanggal 30 Juli hingga 3 Agustus 2023.
Meraka membawa pulang penghargaan Grand Prix katagori Folklore di Rimini Fest. Selain itu, terdapat dua siswa dari tim misi budaya ini yang mendapat penghargaan terbaik yang diraih oleh Ananda Zayannah untuk kategori Solo Dance Performance dan Aqila di kategori Solo Singer Performance.
Kepala Sekolah SMP Labschool Kebayoran, Yati Suwartini, M.Pd mengatakan sangat bangga atas penacapaian prestasi yang luar biasa ini. Menurutnya Kelompok Misi Budaya Anandita Naraya Nusantara telah menunjukkan hasil kerja keras dan kemauan tinggi untuk membawa hasil yang terbaik di ajang internasional RIMINI FEST.
“Pencapaian tersebut juga membuktikan bahwa, Kelompok Misi Budaya "Anandita Naraya Nusantara” telah membuktikan dedikasi dan komitmen yang luar biasa dalam melestarikan seni budaya Indonesia. Ini adalah wujud nyata bahwa anak-anak muda memiliki potensi yang tak terbatas dalam menginspirasi melalui budaya", ujar Ibu Yati.
Pembimbing Kelompok Misi Budaya "Anandita Naraya Nusantara”, Cinthia PB dan Bapak Tri Asmoro Pamuji menyatakan, sangat terkesan dengan semangat dan kerja keras yang diberikan oleh semua anggota tim.
"Karena mereka telah berhasil menggabungkan kekayaan budaya Nusantara dengan tingkat kreativitas yang tinggi sehingga menciptakan pertunjukan yang memukau".
Yati Suwartini, M.Pd menambahkan, Kelompok Misi Budaya "Anandita Naraya Nusantara” tak hanya menyuguhkan penampilan yang terbaik, tapi juga mereka membawa visi untuk menjaga, mempromosikan, dan memperkenalkan seni budaya Nusantara kepada dunia.
Dalam hal ini, misi mereka adalah memberikan pemahaman mendalam tentang kekayaan seni budaya Indonesia melalui pertunjukan berkualitas tinggi, sehingga dapat mencapai tujuan untuk mempererat hubungan antara budaya Nusantara dan budaya global serta menciptakan pengalaman yang berkesan.
“Atas prestasi gemilang di kancah Internasional ini, tentunya pihak sekolah akan memberikan apresiasi berupa hadiah terbaik kepada para siswa yang telah berhasil meraih juara. Hal ini diharapkan, dapat memberikan motivasi kepada siswa lainnya agar terus meningkatkan kreativitas dan rasa percaya dirinya untuk mampu berkarya dan menorehkan prestasi terbaik di masa mendatang”, tutup Yati.
Baca Juga: Berkunjung ke Impactnation Japan Festival 2023, Surganya Para Wibu
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya