Suara.com - Ketika sedang hamil, yang sering dipikirkan banyak orang adalah perempuan tersebut tidak akan melakukan hubungan seks sama sekali. Padahal, pada beberapa ibu hamil, justru gairah seksual akan meningkat. Oleh sebab itu, beberapa ibu hamil tetap berhubungan seks dengan suaminya meskipun kondisinya sedang mengandung.
Namun, berhubungan seks saat hamil juga kerap menjadi pertanyaan terkait ejakulasi. Pasalnya, beberapa pria menyukai untuk ejakulasi di dalam Miss V. Namun, apakah ejakulasi di dalam Miss V saat sedang hamil memengaruhi janin yang ada di dalam kandungan?
Melansir Healthline, ketika pria ejakulasi di dalam Miss V saat hamil, ini tidak akan berpengaruh pada janin. Hal ini karena sperma tidak mempengaruhi kehamilan sama sekali. Justru, dengan pria ejakulasi di dalam Miss V, sperma malah berdampak baik bagi kehamilan.
Rupanya, kandungan sperma yang masuk ke dalam Miss V justru dapat membuat persalinan menjadi lebih mudah. Ketika sperma masuk ke dalam Miss V, ini akan mendorong persalinan kemajuan saat persalinan. Hal ini karena oksitosin akan membantu memudahkan bayi keluar saat persalinan.
Tidak hanya itu, dengan pria yang ejakulasi di dalam Miss V, ini akan membantu membuat suasana hati ibu hamil menjadi lebih tenang. Hal itu justru akan berdampak baik pada proses kehamilan.
Meski demikian, hal ini juga tetap harus diperhatikan bagi para pasangan. Pasalnya, kondisi ini berpeluang menjadi penularan infeksi seksual. Dengan keluarnya sperma di dalam Miss V, hal ini bisa menularkan infeksi seksual yang dialami pria kepada wanitanya. Hal tersebut juga yang bisa membuat kehamilan istri menjadi terganggu dan berdampak pada bayi di dalam kandungan.
Apakah bisa sebabkan kehamilan?
Sperma yang masuk ke dalam Miss V nantinya tidak akan bisa membuat perempuan menjadi hamil. Pasalnya, sperma nantinya akan keluar lagi dengan sendirinya dari lubang vagina. Hal ini karena plasenta, kantung ketuban, dan sumbatan lendir akan menutupi leher rahim.
Selain itu, selama kehamilan juga tidak ada proses ovulasi yang dialami oleh perempuan. Padahal ini menjadi faktor yang mendorong perempuan untuk bisa hamil. Dengan demikian, ketika mengandung, sangat tidak mungkin terjadi kehamilan lagi.
Baca Juga: Wadaw! Jika Hal Ini Terjadi, Berhubungan Seks Pakai Jari Bisa Sebabkan Kehamilan Loh
Pada saat proses pembuahan, sel telur akan menanamkannya di dalam rahim. Hal ini membutuhkan keseimbangan hormon. Namun, saat hamil biasanya sulit untuk ditemukan. Oleh sebab itu, kemungkinan bisa mengandung lagi saat hamil sangat mustahil terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung