Suara.com - Lari jadi olahraga mudah dan murah dilakukan oleh siapa pun. Tetapi, seiring cuaca yang kian panas akibat puncak musim kemarau di sejumlah daerah di Indonesia, berlari dalam jarak jauh dan lama seperti maraton justru bisa jadi menyebabkan masalah kesehatan.
Walau suhu tinggi tak menjadi penghalang, namun kondisi tubuh yang prima harus tetap terjaga untuk menghindari sengatan panas atau heatstroke saat maraton.
Seperti imbauan Project Director Maybank Marathon Widya Permana yang mengatakan bahwa kunci kesuksesan dari setiap kompetisi olahraga ada pada persiapan yang matang oleh peserta. Itu sebabnya, dia juga mengingatkan kepada para peserta Maybank Marathon 2023 pada 27 Agustus di Bali nanti untuk tetap fokus menjaga kondisi tubuh.
"Kami berharap persiapan yang baik akan menuntun hasil yang terbaik bagi para pelari untuk mencapai personal best. Masih ada beberapa minggu lagi menjelang Maybank Marathon 2023, teruslah berlatih dan percaya bahwa usaha ini akan berbanding lurus dengan hasil," kata Widya lewat keterangan tertulisnya, Senin (14/8/2023).
Sebagai panduan, berikut lima langkah yang dapat membantu para pelari menghadapi udara panas dengan aman dan nyaman selama berlomba.
1. Tubuh perlu beradaptasi dengan cuaca panas bertahap
Saat berlatih, siapkan tubuh untuk beradaptasi terhadap cuaca panas secara perlahan. Atur jadwal latihan dan lakukan rutinitas lari beberapa kali dalam seminggu saat hari sedang panas sehingga tubuh tidak langsung merasa kewalahan. Seiring berjalannya waktu, terus tingkatkan latihan lari di saat cuaca panas untuk membiasakan diri.
Sebagian besar ahli fisiologi olahraga mengatakan bahwa tubuh manusia membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk dapat beradaptasi dengan cuaca panas. Terus bersabar dengan prosesnya dan sesuaikan frekuensi latihan dengan kebutuhan untuk performa lari yang maksimal.
2. Sadar untuk terus hidrasi tubuh dengan cukup
Baca Juga: Lebih Dari 1.000 Pegiat Hukum Ikut Hukumonline Run 2023, Najwa Shihab Juga Ikutan
Tubuh perlu konsumsi cairan cukup untuk mencegah dehidrasi dan kelelahan akibat cuaca panas. Jumlah asupan makanan dan minuman bisa berbeda bagi setiap orang, namun aturan praktis yang disarankan ialah menggandakan jumlahnya pada hari yang bercuaca sangat panas.
Tak hanya mengonsumsi air putih sebagai cairan terbaik pencegah dehidrasi, tubuh juga membutuhkan elektrolit untuk menggantikan banyak mineral yang hilang saat berkeringat. Usahakan untuk konsumsi 118-237 ml cairan atau minuman yang mengandung elektrolit setiap 15-20 menit selama menjalani lari maraton.
3. Kenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca
Di tengah cuaca yang panas, kenakan pakaian olahraga berbahan aktif serap keringat yang ringan untuk membantu tubuh bernapas dan menyejukkan diri secara alami. Jangan lupa memilih pakaian berwarna terang karena warna gelap justru akan menyerap panas dari matahari.
Selain itu, gunakan juga tabir surya untuk melindungi area tubuh yang terpapar terik matahari. Pastikan formulanya ringan sehingga dapat langsung diserap oleh kulit, serta memiliki faktor perlindungan matahari minimal SPF 50 dan mampu menahan keringat sehingga tidak menetes ke mata. Terakhir, pelindung (vizor) dan kacamata hitam juga bisa membantu menghindari silau sinar matahari saat berlari.
4. Pentingnya ritual untuk body cooling sebelum berlari
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
6 Shio Paling Hoki pada 17 Maret 2026, Siapa Saja?
-
7 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri dari Non-Muslim dengan Sopan
-
LDK PPI Tiongkok Region Utara 2026 Cetak Pemimpin Berjiwa SATSET
-
7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia
-
16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya
-
Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja