Suara.com - Baim Wong belum lama ini blak-blakan membongkar kehidupan seksualnya dengan sang istri, Paula Verhoeven. Ia membongkar mengenai frekuensi hubungan seks yang dilakukannya dengan Paula Verhoeven.
Saat ditanya mengenai seks, Baim Wong mengatakan, hubungan intim baginya adalah suatu kebutuhan yang harus dipenuhi. Bahkan, Baim Wong secara terang-terangan mengaku kalau dirinya dan Paula Verhoeven bisa sampai 7 kali berhubungan seks dalam seminggu.
"Berapa minggu sekali berhubungan seks? Kalau Dicky sebulan 2-3 kali. Kalau kata Baim penting banget, berarti seminggu berapa kali?" ujar Nikita Mirzani anya Nikita Mirzani pada Baim Wong dalam video yang diunggah Youtube Nexera Entertainment, beberapa waktu lalu.
"Ya bener sih 2-3 kali bisa. Pas lagi mau ya bisa seminggu 7 kali juga pernah," ujar Baim Wong.
Mengutip Alodokter, terkait frekuensi ideal berhubungan seks sendiri sebenarnya tergantung kesepakatan di antara keduanya. Namun, untuk pasangan yang memang merencanakan kehamilan, idealnya melakukan hubungan seks 2-3 hari sekali, terutama saat masa subur.
Sementara itu, untuk pasangan yang melakukan hubungan seks untuk menjaga keharmonisan, idealnya 1 kali seminggu sudah cukup. Hal ini karena terlalu sering berhubungan seks sendiri tidak menjamin kebahagiaan.
Namun, pastikan juga untuk tidak berhubungan seks dalam waktu yang lama. Hal ini berisiko sebabkan berbagai masalah, termasuk perselingkuhan.
Oleh sebab itu, penting diskusi mengenai frekuensi bersama pasangan agar tidak terlalu berlebih dan kurang. Hal ini karena hubungan seks tidak hanya mengenai fisik, tetapi juga mental di antara keduanya.
Komunikasikan kepada pasangan mengenai kenyamanan saat berhubungan seks. Jangan sampai, pasangan melakukan hubungan seks terlalu sering, tetapi tidak menikmatinya. Hal ini karena penelitian menunjukan, melakukan hubungan intim terlalu sering justru dapat menurunkan hasrat dan kenikmatan seksual.
Baca Juga: Ini 5 Risiko Hubungan Seks Lewat Jalur Belakang, Bisa Bikin Tak Sadar Sedang BAB?
Selain itu, untuk menjaga hubungan harmonis rumah tangga dapat dilakukan pasangan tanpa harus melakukan seks. Pasangan dapat melakukan aktivitas lain secara bersama-sama yang menyenangkan.
Agar lebih pasti lagi mengenai frekuensi, pasangan dapat bertanya dengan ahli seperti terapis seks atau dokter untuk mendapatkan solusi. Apalagi, jika pasangan memang mempunyai program kehamilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek