Suara.com - Apa pun yang dilakukan Putri Anne makin sering jadi sorotan publik pasca rumah tangganya dengan Arya Saloka juga jadi pembicaraan. Pasca bikin heboh karena lepas hijab, belum lama ini Putri Anne juga terlihat mengunggah kutipan ayat Al Kitab ke Instagram story.
Dalam unggahannya itu, Putri Anne tampak mengunggah ulang postingan Pendeta Essly The dari Gereja ECC yang mengutip Kitab Amsal Pasal 3 Ayat 5.
"Kita memang nggak bisa, tapi Tuhan bisa. Percayalah pada-Nya," demikian kutipan yang diunggah Putri Anne pada Jumat (18/8/2023).
Sementara itu, pada bagian bawah tulisan tersebut juga terdapat kutipan dari Amsal, salah satu kitab dalam Alkitab di bagian Perjanjian Lama.
"Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri," bunyi ayat tersebut.
Tindakan itu membuat Putri Anne dituding kembali ke agama sebelumnya dan memutuskan murtad alias keluar dari agama Islam. Benarkah mengutip ayat dari kitab agama lain otomatis membuat seorang muslim jadi murtad?
Pada dasarnya, seorang muslim dianjurkan untuk mengutamakan ayat suci yang ada dalam Al Quran. Hal ini karena Al Quran sendiri merupakan petunjuk dan pedoman bagi umat Islam.
Oleh sebab itu, meskipun kitab-kitab sebelumnya dalam Islam ada dan diwariskan oleh Nabi-Nabi lainnya, saat ini Al Quran yang seharusnya menjadi pedoman bagi umat Islam. Di sisi lain, mengutip kitab-kitab lainnya tetap diperbolehkan tergantung konteks yang dimaksudkan.
Dikutip dari NU Online, murtad dikenal juga dengan istilah mukaffirat. Ada tiga macam mukaffirat, di antaranya:
Baca Juga: Mengidolakan Amanda Manopo? Penampilan Putri Anne Saat Pamer Tato Bikin Curiga
- Berupa keyakinan seperti meyakini Tuhan lebih dari satu, Nabi Muhammad saw bukan seorang rasul, mengingkari hal-hal yang telah menjadi kesepakatan ulama dan jamak diketahui, seperti wajibnya sholat, bolehnya pernikahan dan jual beli.
- Berupa ucapan seperti mengolok-olok ayat Al-Qur'an.
- Berupa perbuatan seperti sujud pada berhala, dan membuang Al-Qur'an di tempat najis.
Setiap macam mukarifat itu bisa berbeda-beda tingkat kefatalannya, sehingga sering terjadi perbedaan pendapat ulama tentang suatu hal apakah bisa sampai menyebabkan murtad atau tidak.
Tidak setiap orang yang melakukan jenis mukaffirat otomatis menjadi murtad. Adakalanya tidak sampai keluar dari Islam, namun berdosa karena melakukan sesuatu yang sangat diharamkan.
Secara umum mukaffirat bisa menjadikan murtad bila dilakukan dengan kesadaran disertai meremehkan atau mengingkari kebenaran. Semisal orang yang beragama Islam melakukan sujud kepada berhala. Ini menjadikan murtad karena ia mengingkari kebenaran yang diyakini dalam hatinya. Logikanya, orang yang meyakini bahwa Tuhan hanyalah Allah tentu tak akan membenarkan sujud kepada berhala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks