Suara.com - Fakta menarik diungkap Prilly Latuconsina tentang 'ongkos' alias tarif endorse postingan di akun Instagram pribadinya tembus Rp 100 juta, hingga berhasil buat Boy William tercengang.
Kenyataan ini diungkap Prilly saat asik ngobrol dengan Boy di meja makan dan diunggah ulang akun Instagram @viral_seleb, dilihat suara.com, Selasa (22/8/2023). Boy dan Prilly asik bermain tebak-tebakan tarif endorse perempuan berusia 26 tahun itu.
Awalnya Boy William menebak tarif endorse Prilly Latuconsina dihargai Rp 50 juta untuk satu postingan video atau foto. Tapi perempuan kelahiran 15 Oktober 1996 itu membantah, dan mengatakan tarifnya lebih mahal dari itu.
"Foto dan video dijadikan satu?," tanya Boy William.
"Enggak beda," jawab Prilly.
"Rp 70 juta? (Prilly diam) Rp 100 juta?," tanya Boy William lagi.
"Iya segitu," kata Prilly dengan gelak tawa.
"Gue nggak pernah share ini ke mana-mana ya," sambung Prilly lagi.
Melansir falmouth, aksi endorse digadang-gadang sudah dimulai sejak 1760 saat Josiah Wedgwood and Sons menggunakan dukungan kerajaan untuk memasarkan tembikar miliknya. Ini karena branding selebriti secara efektif bisa menuai hasil yang besar.
Baca Juga: Boy William Unggah Foto Mesra Bareng Mantan, Eks Pacar yang Lain Langsung Komen
Berikut ini beberapa alasan harga endorse artis mahal, yang perlu diketahui:
1. Mengenalkan Merek
Artis memiliki followers atau basis media sosial ratusan ribu hit atau pembaca setiap harinya. Sehingga satu cuitan dari selebriti akan sangat mendukung produk tersebut.
Apalagi penelitian menemukan, orang akan cenderung mengingat iklan yang ditampilkan selebriti dan cenderung menonton iklan yang menampilkan idola mereka.
2. Kredibilitas Merek
Artis dengan merek atau produk yang didukungnya, akan sangat berkaitan dengan karakter artis tersebut. Misalnya, air kemasan yang diendorse dengan artis glamor akan menjadikan produk air tersebut jadi lebih berkelas dan mewah. Hasilnya produk secara otomatis bisa dipercaya dan dan berkualitas tinggi.
3. Menguntungkan Perusahaan
Bekerjasama dengan artis tertentu bisa meningkatkan nilai jual produk. Misalnya produk jadi lebih laris, bahkan bisa memimpin penjualan di satu negara dengan salah satu artisnya yang terkenal di negara tersebut.
Berita Terkait
-
Prilly Latuconsina Ingin Kibarkan Bendera Merah Putih di Dalam Laut, Malah Jadi Salah Fokus ke Sampah Plastik
-
Pakai Gaun dari Sedotan Bekas, Prilly Latuconsina Menjelma Bak Dewi Lingkungan di Jember Fashion Carnaval
-
Link Nonton Cinta Dua Masa Kualitas HD Full Episode, Prilly Latuconsina dan Dikta Mendadak Time Travel
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan