Suara.com - Sorotan kini beralih ke Pratama Arhan, seorang pemain sepak bola dari Timnas Indonesia yang kini menjadi suami Azizah Salsha, yang dikenal dengan nama Zize. Kali ini, perhatian publik tertuju pada tindakan Pratama Arhan yang memicu perdebatan di kalangan netizen, yaitu mengapa ia memutuskan untuk menyembunyikan cincin pernikahannya dengan Zize?
Dalam video yang tersebar di TikTok, terlihat Pratama Arhan berlatih dengan serius di lapangan hijau bersama rekan setimnya. Pada suatu momen, kamera menyorot ke cincin yang masih terpasang di jari manis Pratama Arhan. Namun, yang menjadi perhatian khusus netizen adalah ketika Pratama Arhan tiba-tiba menutup cincin pernikahannya dengan plester, dan inilah yang menjadi kejanggalan yang membuat banyak orang bertanya-tanya.
"Sampai-sampai, cincinnya aja diplester," tulis akun 8_human10.
Publik langsung dibuat berspekulasi setelah melihat cincin kawin Pratama Arhan diplester. Banyak yang menyebut kalau Pratama Arhan punya rasa cinta yang begitu besar pada Zize, sampai-sampai ia tak mau melepas cincin kawinnya sedetikpun, termasuk saat latihan di lapangan sepak bola.
Netizen pun menduga Pratama Arhan takut kehilangan cincin kawinnya sampai harus diplester dan dipakai terus menerus.
"Sesayang itu sama Zize aww," komentar netizen.
"Menurutku, diplester karena takut hilang atau nggak sengaja terjatuh," imbuh netizen yang lain.
"Apalagi kalo jatoh di lapangan agak sulit ya kalau kudu nyari dulu," timpal netizen lainnya.
"Iyah aku juga salfok kemarin pertama mikirnya apa ada yang luka gituh terus dilihat kayaknya cincinnya diplesterin takut copot," ujar netizen yang lain.
Baca Juga: Mengulas Kondisi 5 Pemain Abroad Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
Hanya saja, netizen lainnya memberikan penjelasan bahwa Pratama Arhan memplester cincin kawinnya karena mengikuti peraturan di lapangan sepak bola.
"Setahuku di bola emang nggak boleh pake aksesoris sih, termasuk cincin," komentar netizen.
Sebagai informasi, peraturan permainan sepak bola menurut Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) mengatur perlengkapan pemain, untuk melindungi bagian tubuh ketika bertanding. Mulai dari seragam dari setiap pemain lapangan, pelindung bagian tubuh, hingga sarung tangan untuk seorang penjaga gawang.
Aturan ini juga mengatur larangan memakai aksesoris seperti perhiasan jenis anting, kalung, atau gelang untuk dikenakan seorang pemain dalam pertandingan. Melansir Bab 4 dalam Laws Of The Game edisi 2020-2021 oleh IFAB, setiap pemain dilarang menggunakan semua hal yang dianggap membahayakan jalannya permainan termasuk perhiasan.
Berita Terkait
-
Mengulas Kondisi 5 Pemain Abroad Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
-
Cincin Kawin Kok Diplester? Terungkap Alasan Pratama Arhan Suami Zize Tutupi Wedding Ring
-
Tiba di Indonesia, Pratama Arhan Langsung Dikerubungi Keluarga Azizah Salsha: Mantu Kesayangan?
-
Pratama Arhan Ogah Leha-leha Meski Timnas Indonesia U-23 Diunggulkan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
-
Gegara Catokan, Terungkap Panggilan Mesra Azizah Salsha dan Pratama Arhan: Lucu Banget!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN