Suara.com - Menjelang kelahiran anak pertamanya, selebgram Denise Chariesta mengaku alami stres. Dalam Instagram story pribadinya, Denise Chariesta mengakiu semakin takut. Hal ini membuatnya stres, apalagi banyak perubahan fisik dalam tubuhnya itu.
“Makin deket lahiran makin stres sama takut. Wah, itu stres lho, karena kan semuanya berubah. Bibir gue tambah gede, bibir gue mekar," bunyi Insta Story Denise Chariesta, Sabtu (16/9/2023).
Tidak hanya itu, Denise Chariesta mengatakan, saat ini dirinya merasa tidak percaya diri ingin menggunakan berbagai jenis baju. Berat badannya juga meningkat secara drastis karena kehamilannya itu.
"Tadi gue mau pakai baju ini nggak pede, pokoknya lihat ke kaca nggak pede. Berat badan 76 tadinya 50, makanya semoga bisa kurus lagi,” ungkapnya.
Rasa stres yang dialami Denise Chariesta menjelang lahiran ini lantas menjadi sorotan. Apalagi, bagi seorang ibu hamil, stres menjelang lahiran ini sebenarnya bisa berdampak langsung pada proses persalinan.
Mengutip Hello Sehat, ketika stres menjelang lahiran, ini akan memengaruhi hormon di dalam tubuh. Hormon tersebut merupakan kortisol dan lainnya. Akibatnya, hormon ini menyebabkan peningkatan detak jantung dan tekanan darah, pernapasan lebih cepat, pelebaran pembuluh darah di lengan dan kaki, dan kadar glukosa darah meningkat.
Jika hal ini terjadi, maka bisa berisiko pada proses persalinan. Ibu juga berisiko melahirkan anak dengan kondisi prematur. Kondisi ini biasanya dialami para ibu yang stres berat saat kehamilan itu.
Penelitian di Wadhwa, et al menemukan, selain prematur, dampak yang mungkin terjadi jika ibu alami stres yaitu berat bayi yang rendah. Lebih parahnya, kondisi stres ini bisa sebabkan kemungkinan infeksi pada rahim. Hal ini karena janin juga merasa stres dengan kondisi ibunya itu.
Kondisi stres ini juga bisa saja didorong ketika proses persalinan yang terlalu ramai. Kondisi stres ini bisa membuat proses lahiran menjadi lebih lama dari biasanya.
Baca Juga: Badan Membesar Karena Hamil, Denise Chariesta Ngaku Depresi dan Gak Pede
Hal ini karena otak akan memproduksi hormon kotekolamin sehingga persalinan lebih lambat hingga saat lahiran terasa lebih nyeri.
Oleh sebab itu, ketika sudah hamil tua seharusnya calon ibu diharapkan untuk tidak terlalu stres hingga persalinan. Pasalnya, ini akan memengaruhi proses persalinan secara langsung.
Berita Terkait
-
Biodata dan Profil Denise Chariesta: Selebgram yang Ngambek Saat Tak Ada Artis Datang Ulang Tahunnya
-
Potret Keakraban Denise Chariesta dengan Denny Sumargo Hingga Nikita Mirzani, Dulu Lengket Kini Kayak Gak Kenal
-
Acara Ultah dan Baby Shower Denise Chariesta Sepi Tamu Undangan Artis, Hanya Denny Sumargo yang Beri Respons
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan
-
Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026
-
35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus
-
Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto
-
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT
-
Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'
-
Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri
-
Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol