Suara.com - Ahmad Dhani melarang ketiga anak laki-lakinya, Al, El, dan Dul untuk tidak selalu mengikuti kemauan sang ibu, Maia Estianty. Sebab, ketiga anaknya itu harusnya telah bisa mengikuti hati nurani mereka dibanding kemauan sang mantan istri.
Menurut Ahmad Dhani, seorang laki-laki harus memiliki permikiran serta pilihan jalan masing-masing, terutama dalam bidang pendidikan.
"Kalau El kuliah, kalau Al nggak, Dul juga nggak. Saya memang membebaskan mereka, sih," kata Ahmad Dhani dalam video yang diunggah ulang akun @kecap_bango1928 pada Sabtu (16/9/2023).
Bahkan, pentolan Dewa 19 itu sampai memarahi ketiga anaknya ketika ingin mengikuti kemauan Maia Estianty.
"Justru waktu itu disuruh sama ibunya, saya marahin ya. 'Kamu jangan ikutin bundamu, apa yang kamu ikuti kata hatimu. Kamu jangan ikuti ayah juga, jangan ikuti bunda, ikuti katamu sendiri'," ujarnya memaparkan apa yang diungkapkannya untuk sang anak.
Menuruti keinginan orang tua memang kerap kali dianggap sebagai langkah berbakti seorang anak. Akan tetapi, bukan berarti anak tidak boleh menentukan jalan hidupnya sendiri.
Secara syariat Islam, ada beberapa cara untuk menunjukan sikap berbaktik kepada orang tua.
Dikutip dari NU Online, anak punya keharusan untuk membalas segala kebaikan orang tua. Salah satu caranya dengan menafkahi mereka saat masih hidup, sekalipun bila keduanya non-Muslim. Tanggung jawab itu mesti dilakukan ketika orang tua memang tidak mampu, sementara anak memiliki kecukupan harta.
Seorang anak juga harus selalu berbaik budi dan tidak berkata kasar kepada orang tua. Anjuran itu sesuai dengan ayat Al Quran dalam surat An Nisa ayat ke 36.
Baca Juga: Bongkar Rahasia Lama Sebelum Jadi Idol, Virzha Beberkan Fakta Mengejutkan Tentang Ahmad Dhani!
Artinya: “Dan kalian sembahlah Allah dan jangan kalian sekutukan Ia dengan apa pun, dan dengan bersikap baik kepada kedua orang tua".
Dalam Tafsir Ibnu Katsir (2/298) dijelaskan, orang tua sangat penting untuk dihormati karena Allah menjadikan orang tua sebagai media atau wasilah seorang anak bisa lahir ke dunia. Oleh karena itu, di dalam ayat Al Quran, Allah berulang kali memerintahkan berbaik budi kepada kedua orang tua setelah Al Quran menyebut kata Allah.
Apa pun alasannya, seorang anak juga harus berkata kepada orang tua dengan tutur kata yang sopan dan baik. Selain berbuat baik, seorang anak bisa berbakti kepada orang tua juga dengan cara mendoakannya dengan kebaikan-kebaikan yang melimpah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar